SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat langkah optimalisasi pendapatan daerah di tengah tantangan fiskal akibat penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pelaksanaan rapat koordinasi pendapatan daerah secara berkala dengan pola evaluasi bulanan.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Samarinda, Balai Kota, Jumat (8/5/2026), dipimpin langsung Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, didampingi Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Cahya Ernawan.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh perangkat daerah pengelola pendapatan bersama sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), di antaranya Perumda Tirta Kencana, Bank Samarinda, dan Perumda Varia Niaga Samarinda.
Dalam arahannya, Saefuddin Zuhri meminta seluruh perangkat daerah pemungut pendapatan maupun BUMD untuk mulai menyampaikan laporan realisasi pendapatan setiap bulan. Sebelumnya, pelaporan dilakukan secara triwulanan.
Menurutnya, pelaporan bulanan menjadi langkah penting agar pemerintah daerah dapat memantau perkembangan capaian pendapatan secara lebih cepat sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi masing-masing perangkat daerah maupun BUMD.
Ia menegaskan, evaluasi rutin diperlukan agar berbagai persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti dengan solusi yang tepat, sehingga target pendapatan daerah tetap dapat dioptimalkan.
“Dengan laporan setiap bulan, progres dapat dipantau secara lebih terukur dan langkah penyelesaiannya bisa segera dirumuskan,” ujarnya.
Saefuddin juga meminta koordinasi teknis pelaporan terus diperkuat oleh Asisten II bersama Bapenda agar mekanisme yang diterapkan berjalan disiplin dan konsisten di seluruh organisasi perangkat daerah maupun BUMD.
Sementara itu, Asisten II Setkot Samarinda, Marnabas Patiroy, menekankan pentingnya pelaksanaan rapat koordinasi pendapatan secara rutin setiap bulan dengan melibatkan personel yang membidangi pendapatan secara tetap.
Menurutnya, konsistensi peserta dalam forum evaluasi akan memudahkan sinkronisasi data sekaligus mempercepat langkah strategis dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah.
Ia menambahkan, setelah rakor ini, akan digelar pertemuan lanjutan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Samarinda sebagai bagian dari penguatan strategi pemerintah daerah dalam menghadapi tekanan fiskal sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan daerah. (adv)












































