SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga, khususnya cabang catur. Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, saat menerima audiensi pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Samarinda di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Rabu (6/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Saefuddin Zuhri mengapresiasi langkah cepat kepengurusan baru Percasi yang mulai menyusun program pembinaan atlet secara aktif. Menurutnya, gerak cepat organisasi menjadi modal penting dalam menjaga dan meningkatkan prestasi catur Samarinda ke depan.
Ia menegaskan bahwa capaian 10 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sebelumnya harus menjadi motivasi untuk meraih hasil lebih baik pada Porprov mendatang di Kabupaten Paser. Pemerintah Kota Samarinda pun menargetkan peningkatan raihan medali emas menjadi 12 keping.
Selain peningkatan prestasi, Wawali juga menyoroti pentingnya penguatan sinergi antara Percasi, KONI, dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) dalam mendukung pembinaan atlet. Dukungan fasilitas latihan yang nyaman dan kondusif turut menjadi perhatian agar para atlet dapat berlatih secara maksimal.
Pemerintah Kota Samarinda juga membuka peluang pemanfaatan fasilitas pemerintah sebagai tempat latihan atlet catur. Menurut Saefuddin, kenyamanan lingkungan latihan memiliki pengaruh besar terhadap konsentrasi dan performa atlet.
Sementara itu, Ketua Percasi Kota Samarinda, Teguh Winarno, menyatakan optimisme kepengurusan baru dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi catur Samarinda. Ia menyebut Percasi telah menyiapkan sejumlah program strategis, mulai dari turnamen antar klub hingga penguatan pembinaan di sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Dukungan juga datang dari KONI Kota Samarinda yang memastikan pembinaan seluruh cabang olahraga tetap berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran. Di sisi lain, Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) turut mendorong Percasi agar lebih inovatif dalam mencari dukungan pendanaan dan memperluas sosialisasi olahraga catur kepada generasi muda.
Audiensi tersebut ditutup dengan dialog bersama atlet, pelatih, dan wasit yang berharap adanya program Training Center (TC) secara terjadwal serta dukungan pembinaan berkelanjutan dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kota Samarinda berharap kolaborasi seluruh pihak dapat memperkuat pembinaan atlet sekaligus mendorong peningkatan prestasi olahraga catur di tingkat provinsi maupun nasional. (adv)














































