KUTIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah strategis untuk mempercepat transformasi pembelajaran digital melalui program Sekolah Rujukan Google (KSRG). Hal ini diwujudkan dengan kegiatan studi tiru ke SMP Negeri 7 Muara Kaman, Selasa (11/2/2026), sekolah rujukan Google yang telah resmi bersertifikasi dan menjadi satu-satunya di Kalimantan.
Kegiatan diikuti 30 kepala sekolah, perwakilan Dewan Pendidikan, dan staf Disdikbud Kutim, yang bertujuan mempelajari implementasi KSRG secara langsung, mulai dari manajemen sekolah digital hingga metode pembelajaran berbasis platform Google. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan bagian dari strategi membangun fondasi pendidikan digital yang kuat dan berkelanjutan.
“Studi tiru ini ibarat menyalakan obor di tengah kabut transformasi digital, agar arah yang kami tempuh semakin terang dan terarah,” ujar Mulyono. Ia menambahkan bahwa dari 36 sekolah yang telah mengikuti bimbingan teknis dan sertifikasi, Disdikbud menargetkan 30 sekolah menjadi KSRG tahap awal, sebagai upaya menjadikan Kutim sebagai pelaku utama dalam era pembelajaran digital.
Para kepala sekolah memperoleh wawasan mengenai praktik terbaik, termasuk penguatan kompetensi guru, pengelolaan pembelajaran berbasis teknologi, dan pembentukan budaya belajar digital. Hasil studi tiru diharapkan dapat dijadikan referensi untuk mengadaptasi praktik terbaik sesuai karakteristik sekolah di Kutim, sehingga transformasi digital bukan sekadar program, tetapi menjadi budaya baru di dunia pendidikan.
Dengan inisiatif ini, Disdikbud Kutim menegaskan komitmennya membangun pendidikan modern, inklusif, dan berbasis teknologi, sejalan dengan visi peningkatan kualitas sumber daya manusia di era digital. (adv)














































