Kutai Kartanegara – Sektor jasa konstruksi di daerah mencatatkan prestasi membanggakan dari sisi kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan data statistik terbaru Dinas PUPR, rasio ketersediaan tenaga operator, teknisi, dan analis yang memiliki sertifikat kompetensi telah melampaui target kebutuhan daerah.
Hingga akhir periode 2024, rasio tenaga operator/teknisi/analis bersertifikat mencapai angka 116,96%. Angka ini menunjukkan lonjakan drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berada di level 3,92%.
Kenaikan ini didorong oleh masifnya program pelatihan dan sertifikasi yang dilakukan sepanjang tahun lalu. Meskipun jumlah fisik tenaga kerja terlatih yang tercatat secara administratif adalah 28 orang pada data 2024, rasio pemenuhan terhadap kebutuhan (yang dipetakan sekitar 23 orang untuk posisi teknis tertentu) sudah sangat memadai.
“Kelebihan rasio ini menjadi modal bagus bagi daerah untuk menyongsong proyek-proyek strategis di tahun 2025. Kita tidak lagi kekurangan tenaga ahli bersertifikat untuk pengawasan dan pelaksanaan teknis,” ungkap pengamat infrastruktur daerah.
Dengan SDM yang mumpuni, diharapkan kualitas bangunan dan infrastruktur publik yang dibangun tahun ini akan memenuhi standar keselamatan dan keamanan yang lebih ketat.














































