SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan purnawirawan kepolisian. Hal ini terlihat dalam audiensi antara Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dan Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri (PP POLRI) Cabang Kota Samarinda yang berlangsung di Balai Kota.
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian kepengurusan baru PP POLRI masa bakti 2026–2030. Dalam kesempatan itu, jajaran organisasi juga menyatakan kesiapan untuk berkontribusi bersama pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Samarinda.
Wakil Ketua PP POLRI Samarinda, Made Anwara, menegaskan bahwa semangat pengabdian para purnawirawan tetap terjaga meskipun telah purna tugas.
“Kami siap berkontribusi. Semangat kami masih kuat untuk ikut menjaga kondusifnya Kota Samarinda,” ujarnya.
Selain itu, PP POLRI juga menyampaikan rencana pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 yang akan digelar pada Juni mendatang, sekaligus mengundang kehadiran Wali Kota. Dalam audiensi tersebut, organisasi juga mengajukan permohonan dukungan fasilitas sekretariat guna menunjang aktivitas kelembagaan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Samarinda menyampaikan apresiasi atas komitmen para purnawirawan Polri dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kita bersyukur komunikasi di Samarinda semakin kuat dan harmonis, baik dengan POLRI maupun TNI,” ungkapnya.
Wali Kota juga menyatakan dukungannya terhadap rencana kegiatan organisasi, serta memastikan bahwa usulan terkait fasilitas akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Andi Harun turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap perkembangan informasi di media sosial. Ia menilai potensi disinformasi dan upaya yang dapat memecah belah masyarakat perlu diantisipasi secara bersama.
“Kalau informasi itu konstruktif, tentu kita terima. Tapi jika bertujuan memecah belah dan meningkatkan kebencian publik, maka harus kita waspadai bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong penguatan pembinaan di bidang siber guna melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak negatif perkembangan teknologi informasi.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Samarinda menegaskan komitmennya dalam menjaga komunikasi lintas sektor sebagai fondasi penting untuk menciptakan stabilitas, keamanan, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (adv)














































