SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui peningkatan koordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur. Hal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan BPK Kaltim, Mochammad Suharyanto, yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, di ruang kerjanya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kerja sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pemeriksa keuangan. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak menekankan pentingnya kolaborasi tidak hanya dalam proses audit, tetapi juga dalam upaya pencegahan kesalahan administrasi sejak tahap perencanaan.
Sekda Samarinda menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Koordinasi yang intensif menjadi kunci. Kami ingin memastikan setiap proses perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran berjalan tepat dan sesuai aturan,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa peran BPK tidak hanya sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis yang dapat memberikan masukan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Kaltim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi aparatur yang menangani pengelolaan keuangan di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, pelatihan dan pendidikan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memperkuat pemahaman teknis serta meminimalkan potensi kesalahan dalam pengelolaan anggaran.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antara Pemkot Samarinda dan BPK Kaltim, sehingga sistem pengawasan dapat berjalan lebih efektif dan konstruktif. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. (adv)














































