KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa seluruh koperasi wajib melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Firman Wahyudi, saat menghadiri RAT Koperasi Dugai Jaya Mandiri (DJM) di Desa Manubar, Kecamatan Sandaran, Kamis (12/2/2026).
Menurut Firman, RAT merupakan forum tertinggi dalam struktur koperasi dan menjadi kewajiban tahunan yang tidak dapat diabaikan. Dalam forum tersebut, pengurus menyampaikan laporan kinerja, pertanggungjawaban keuangan, serta rencana kerja dan anggaran untuk tahun berikutnya.
Ia menekankan bahwa koperasi yang sehat harus dikelola secara demokratis, transparan, dan akuntabel, serta mematuhi regulasi yang berlaku. Salah satu indikatornya adalah rutin menyelenggarakan RAT setiap akhir tahun buku. Melalui forum ini pula ditetapkan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) berdasarkan kontribusi anggota sebagai wujud prinsip keadilan dalam koperasi.
Kewajiban penyelenggaraan RAT telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan diperkuat dengan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 19/Per/M.KUKM/IX/2015. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara tatap muka, daring melalui telekonferensi, maupun tertulis dalam kondisi tertentu.
Firman menegaskan, koperasi yang tidak melaksanakan RAT dapat dikenai sanksi karena dianggap tidak memenuhi kewajiban administratif dan hukum. Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pengawasan guna memastikan koperasi di Kutim tertib administrasi serta kuat secara kelembagaan.
Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM Kutim juga mendorong modernisasi pengelolaan koperasi melalui pemanfaatan aplikasi SIGAP guna meningkatkan transparansi dan kemudahan pelaporan.
Senada dengan itu, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Ia berharap seluruh koperasi di Kutim dapat melaksanakan RAT secara konsisten sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat. (adv)














































