KUTIM – Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Sekretariat Kabupaten Kutai Timur (Setkab Kutim) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui optimalisasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) berbasis digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan coaching clinic bagi pengelola SKM Admin Level 1 dan Level 2 yang dilaksanakan secara luring dan daring di Ruang Damar Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Kamis (12/2/2026).
Koordinator Pelayanan Publik dan Tata Laksana Bagian Ortal, Yunan Abdi Tunggal, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari transformasi sistem evaluasi pelayanan publik, dari metode konvensional menuju digitalisasi menyeluruh.
Pada tahun 2026, cakupan survei diperluas secara signifikan. Sebanyak 608 unit pelayanan publik akan menjadi objek penilaian, meliputi Perangkat Daerah (Dinas dan Badan), Unit Pelaksana Teknis (UPT), Rumah Sakit Umum (RSU), Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM), hingga pemerintah tingkat desa.
Menurut Yunan, SKM bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen pengukuran yang memiliki validitas kuantitatif dan kualitatif untuk menilai tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah.
Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan SKM Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, yang mewajibkan instansi pemerintah melakukan evaluasi kinerja secara berkala serta membuka ruang partisipasi masyarakat sebagai bentuk pengawasan eksternal.
Melalui coaching clinic ini, para admin diharapkan mampu mengelola dan mengolah data survei secara akurat dan presisi, sehingga menghasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang representatif. Tahun ini, peningkatan jumlah responden juga menjadi target utama guna memperkuat basis data evaluasi.
Digitalisasi SKM diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara cepat dan transparan. Pada akhirnya, langkah ini diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan di seluruh lini pemerintahan Kabupaten Kutai Timur. (adv)














































