SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus mengakselerasi persiapan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui rapat lanjutan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Neneng Chamelia Shanti. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya, dengan fokus utama pada pemenuhan readiness criteria yang menjadi syarat penting dari pemerintah pusat. Berbagai aspek strategis dibahas secara rinci, mulai dari kelengkapan administrasi, legalitas lahan, hingga dokumen teknis pendukung pembangunan.
Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya kejelasan pihak yang bertanggung jawab dalam mekanisme pinjam pakai lahan. Ia meminta agar penunjukan dilakukan secara resmi dan dilengkapi dokumen sah untuk menghindari potensi kendala hukum di kemudian hari.
“Yang terpenting adalah komunikasi dan koordinasi. Semua harus jelas, baik dari sisi administrasi maupun teknis, agar proses ini bisa berjalan cepat dan sesuai aturan,” tegas Neneng.
Selain itu, status lahan yang masih dalam proses sertifikasi turut menjadi perhatian. Meski demikian, penggunaan dokumen SPPT dinilai masih dapat digunakan sebagai dasar selama tidak terdapat permasalahan hukum. Namun, keputusan final tetap menunggu arahan dari pemerintah pusat.
Aspek teknis juga menjadi sorotan, khususnya terkait kelengkapan gambar perencanaan dan spesifikasi bangunan. Dokumen tersebut dinilai krusial dalam mendukung proses perizinan, termasuk penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Pemerintah Kota juga menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas instansi, baik di tingkat daerah maupun dengan pemerintah pusat. Seluruh pihak diminta untuk proaktif dalam menyelesaikan kendala yang muncul agar tidak menghambat proses yang sedang berjalan.
Melalui rapat ini, Pemkot Samarinda berharap seluruh persyaratan dapat segera terpenuhi sehingga pembangunan SPPG dapat direalisasikan tepat waktu. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendukung peningkatan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat secara optimal. (adv)














































