Samarinda– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Sapto Setyo Pramono mendorong Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kaltim berkontribusi terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Hal tersebut ia kemukakan saat terpilih secara aklamasi menjadi ketua definitif PII Kaltim pada 22 Oktober lalu. Menurutnya ini merupakan momentum penting bagi PII untuk turut menyukseskan pembangunan ibu kota yang baru di Panajam Paser Utara (PPU) menuju Sustainability Forest City.
Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengatakan, para insinyur yang tergabung dalam PII bisa menyatukan visi dan misi keinsinyuran membangun Benua Etam. Akan tetapi harus disertai dengan dukungan pemerintah sesuai amanat Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2019.
“Seluruh sarjana teknik wajib mengikuti sekolah profesi insinyur,” ujarnya.
Ia meyakini PII mampu mempersatukan semua elemen profesi keinsinyuran maupun badan usaha. Hal ini sebagai langkah awal untuk melakukan pendataan terkait Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkupnya.
Kata dia, pendataan diperlukan untuk memetakan jumlah SDM yang ahli dibidang konstruksi jalan, jembatan, ahli pertambangan, konstruksi gedung, ahli lingkungan maupun ahli manajemen konstruksi, dan lain-lainnya sesuai bidang masing-masing.
“Saya berharap dengan begitu bisa memperoleh data dasar yang valid untuk menentukan kebijakan internal organisasi”, sambungnya.
Menurutnya, insinyur yang tergabung dalam PII merupakan SDM yang mampu berkompentsi serta menunjang kemajuan IKN. Selain itu ia berharap PII bisa menghadapi era digitalisasi yang terus berkembang dari zaman ke zaman.
Lebih jauh, ia mengatakan jangkauan PII Kaltim dekat dengan IKN. Sehingga peluang untuk berpartisipasi secara langsung makin besar agar tidak menjadi penonton di daerah sendiri.
Diketahui PII merupakan organisasi profesi tertua kedua yang berdiri sejak 1952 lalu yang didirikan oleh Ir. Rooseno Soeryohadikoesoemo di Bandung. (Mira/adv/dprdkaltim)














































