Samarinda, linimasa.co – Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun membuka Pelatihan dan Sertifikasi Operator Muda Survei Terestris atau Juru Ukur di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kota Samarinda, Senin (31/10/2022).
Pelatihan terselenggara berkat kerja sama antara Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin ini diikuti 44 orang dan berlangsung selama 6 hari mulai tanggal 31 Oktober 2022 hingga 5 November 2022.
Andi Harun mengatakan sangat tepat pelatihan yang digelar pada hari ini untuk mendukung penyiapan sumber daya manusia atau tenaga kerja yang siap pakai dan memiliki daya saing serta kompetensi untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Tenaga yang memiliki kecerdasan, skill, motivasi dan daya saing serta kemampuan-kemampuan khusus dan memiliki sertifikasi, itulah yang akan dibutuhan dimasa depan,” ujarnya.
Apalagi, lanjut Andi Harun, dengan terbukanya arus informasi menjadi kekuatan yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda di Indonesia termasuk di Kalimantan Timur. Hal ini dimaksudkan untuk memotivasi dan menginspirasi diri dengan melakukan berbagai kegiatan dan aktifitas yang bermanfaat. Salah satunya dalam mengembangkan skill dalam bidang teknis seperti survei teretris.
Menurutnya survei tersebut memiliki ketelitian informasi topograsi yang cenderung tinggi apabila dibandingan dengan teknik survei dan pemetaan lainnya.

“Profesi ini unik, sangat teknis, langka dan dibutuhkan apabila jika dikaitkan dengan kesiapan pembangunan infrastruktur di IKN di Kaltim,” ucap Andi Harun.
Ia menjelaskan persaingan dalam dunia kerja semakin ketat, sehingga butuh lebih dari sekadar kemampuan yang bersifat umum agar mampu bertahan. Sebut Andi Harun, perlu ada pengembangan kompetensi para calon tenaga kerja.
“Ya, kita juga tidak ingin ketinggalan. Pemkot Samarinda dalam hal ini Disnaker, Balai Pelatihan serta lembaga terkait lainnya selalu pro aktif untuk mempersiapkan tenaga kerja kita agar mampu bersaing,” tuturnya.
“Ke depannya kita akan berkoordinasi dengan pihak Otorita IKN untuk dapat memberikan informasi terkait kesempatan kerja di IKN. Selanjutnya Pemkot Samarinda akan mempersiapkan tenaga kerja yang mampu mengisi berbagai pekerjaan di IKN,” tandasnya.
Orang nomor satu di Kota Samarinda itu juga menyampaikan terbukanya arus informasi yang besar dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk mengembangkan skill dan kemampuan teknisnya.
Orang nomor satu di Kota Samarinda mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap pelatihan yang dilakukan dapat memberi ilmu baru sehingga para peserta mampu menjadikan motivasi serta memiliki keahlian dalam mengembangkan minat dan bakat hingga pada akhirnya masuk memiliki SDM yang diikat oleh pasar serta mendukung secara langsung atau tidak langsung dalam pada pelaksanaan visi Pemkot Samarinda yakni sumber daya manusia yang religius unggul dan berbudaya.
Selaras dengan itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Samarinda Mochamad Wahyono Hadiputro mengatakan Disnaker Samarinda berkomitmen untuk mempersiapkan tenaga kerja dengan selalu mengadakan pelatihan dan pengembangan sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan.
“Hari ini kita bekerjasama dengan BJKW 5 Banjarmasin mengadakan pelatihan tenaga ukur bersertifikasi. Nantinya kita siapkan mereka saat pelaksanaan pembangunan di IKN,” ujarnya.
“Pelatihan skill tenaga kerja yang bersertifikasi akan masif kita laksanakan dan tawarkan kepada pihak otorita guna memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal di IKN,” tambahnya.














































