KUTIM – Koperasi Dugai Jaya Mandiri (DJM) Desa Manubar, Kecamatan Sandaran, kembali menegaskan perannya sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, Kamis (12/2/2026). Agenda yang berlangsung di Gedung Pertemuan Serba Guna Desa Manubar tersebut dihadiri ratusan anggota dan sejumlah pejabat daerah.
Dari total lebih dari 500 pengurus dan anggota, sebanyak 271 orang tercatat hadir. Partisipasi tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kesinambungan koperasi yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian warga di Kecamatan Sandaran.
Kegiatan RAT turut dihadiri Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah, Plt Camat Sandaran Mulyadi, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, serta perwakilan Dinas UMKM dan Koperasi Kutim. Kehadiran unsur pemerintah dan mitra usaha menjadi wujud dukungan terhadap penguatan kelembagaan koperasi di wilayah pesisir.
Ketua Koperasi DJM, Baso Ali, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan koperasi. Ia menegaskan bahwa DJM terus berupaya menjaga tata kelola organisasi agar mampu menghadirkan program-program produktif yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan anggota.
Dalam laporan keuangan yang disampaikan, koperasi membagikan manfaat usaha kepada keluarga anggota setiap tiga bulan sekali dengan total nilai mencapai Rp 23 juta. Distribusi tersebut menjadi indikator kontribusi nyata koperasi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dari sisi kemitraan, Pimpinan Bumi Mas Argo, Candra Syahputra, menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama dan mengoptimalkan surplus usaha. Sinergi antara perusahaan dan koperasi dinilai penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat binaan.
Plt Camat Sandaran, Mulyadi, menekankan pentingnya hubungan harmonis antara dunia usaha dan masyarakat desa. Ia menyebut sejumlah wilayah di Kecamatan Sangkulirang dan Sandaran telah merasakan dampak positif pembinaan koperasi oleh pihak perusahaan, termasuk di Susuk Luar, Marukangan, dan Manubar.
Melalui RAT ini, Koperasi DJM diharapkan semakin solid dalam memperkuat kelembagaan serta memperluas manfaat ekonomi bagi anggota. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi masyarakat pesisir. (adv)














































