Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menggenjot pengembangan Pulau Kumala sebagai ikon wisata unggulan. Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan potensi pulau di tengah Sungai Mahakam ini dengan menghadirkan inovasi baru, termasuk rencana pembangunan kebun binatang.
Gagasan kebun binatang berasal dari Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, yang terinspirasi oleh keberhasilan mini zoo milik PT Bayan di Tabang. Rendi menilai, konsep ini dapat menjadi daya tarik tambahan bagi Pulau Kumala, melengkapi berbagai wahana yang tengah dikembangkan. “Kalau kebun binatang ini terwujud, Pulau Kumala bisa menjadi destinasi wisata keluarga yang lengkap. Selain memberi pengalaman baru bagi pengunjung, tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ujar Rendi kepada media baru-baru ini.
Pulau Kumala, yang dikenal sebagai tujuan wisata favorit masyarakat Kukar, tengah menjalani program revitalisasi untuk meningkatkan citranya sebagai pusat rekreasi, edukasi, dan hiburan di Kalimantan Timur. Dengan penambahan kebun binatang, pulau ini diharapkan mampu bersaing dengan destinasi wisata lain dan memperkuat posisinya sebagai magnet pariwisata Kukar.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Kukar untuk menjadikan Pulau Kumala sebagai destinasi wisata keluarga yang lengkap dan berdaya saing, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah.(adv)












































