PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten PPU. Rakor ini berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU pada Selasa (18/03/2025).
Turut hadir dalam Rakor tersebut Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten PPU, Nicko Herlambang. Seluruh camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten PPU juga mengikuti pertemuan ini.
Dalam sambutannya, Bupati PPU Mudyat Noor menegaskan bahwa Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan menyatukan visi pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat.
“Mari satukan gagasan kita demi kesejahteraan masyarakat. Kita harus berkolaborasi menyatukan visi pembangunan daerah agar hasilnya nyata dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Mudyat Noor.
Ia juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah masih perlu ditingkatkan. Ini menjadi tugas kita bersama, mulai dari camat, lurah, hingga kepala desa. Bagaimana kita membangun kepercayaan masyarakat agar mereka yakin bahwa pemerintah benar-benar bekerja untuk mereka,” katanya.
Mudyat Noor menekankan bahwa perubahan hanya bisa dilakukan oleh para aparatur itu sendiri dengan menunjukkan kinerja yang baik.
“Siapa yang bisa mengubah itu? Kita sendiri. Jika kita bisa membuktikan bahwa pembangunan berjalan dengan baik dan tanpa penyimpangan, Insya Allah masyarakat akan percaya kepada kita. Itu yang paling saya harapkan,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin dalam kesempatan yang sama menyoroti pentingnya kedisiplinan bagi aparatur sipil negara (ASN) di semua tingkat pemerintahan, baik kecamatan, kelurahan, maupun desa.
“Disiplin adalah kunci keberhasilan dalam suatu organisasi. Oleh karena itu, kedisiplinan harus muncul dari individu masing-masing ASN tanpa perlu ada paksaan,” kata Waris.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU akan lebih serius dalam menegakkan kedisiplinan ASN ke depan.
“Undang-undang yang mengatur disiplin ASN sudah sangat jelas. Kami bersama Bupati tidak ingin lagi melihat ada ASN yang tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya,” tegasnya.(adv)














































