Tenggarong – Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mencatat lonjakan produktivitas padi hingga 74 persen berkat penerapan teknologi drone sprayer dalam program Demonstration Plot (Demplot) metode LEISA terintegrasi digital farming. Program kolaborasi pemerintah dan Bank Indonesia (BI) ini berhasil meningkatkan hasil panen dari 3,6 ton per hektare menjadi 6,27 ton per hektare.
Sebagai lokasi percontohan, Bukit Biru menunjukkan manfaat nyata pemanfaatan drone untuk penyemprotan pupuk dan pestisida, yang tidak hanya efisien tetapi juga memungkinkan petani belajar langsung mengoperasikan teknologi modern. Plt Lurah Bukit Biru, Sudiyarso, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar. “Kami sangat mengapresiasi program ini. Produksi padi warga meningkat signifikan. Ini langkah awal yang menjanjikan untuk menciptakan swasembada pangan jika diterapkan lebih luas,” ungkap Sudiyarso saat dikonfirmasi pada Senin (15/9/2025).
Sebagai wilayah transmigrasi yang bergantung pada sektor pertanian, peningkatan ini menjadi angin segar bagi warga Bukit Biru yang mayoritas menggantungkan hidup dari sawah. Sudiyarso berharap demplot ini memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, dan lembaga terkait untuk membangkitkan semangat inovasi di kalangan petani.
Pada 12 September 2025, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, menghadiri panen raya padi dalam program tersebut. Seno Aji mengapresiasi keberhasilan ini sebagai kunci kemandirian pangan Kaltim. Dengan 13.000 hektar lahan sawah aktif di Kukar yang berpotensi mencapai 6 ton per hektare, ia optimis swasembada pangan Kaltim terealisasi pada 2026 jika didukung irigasi memadai, dan berjanji berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk mempercepat proyek irigasi.
Keberhasilan demplot di Bukit Biru membuka peluang luas bagi peningkatan produktivitas pertanian di Kukar dan Kaltim. Dengan dukungan teknologi dan infrastruktur, target swasembada pangan 2026 kian terlihat realistis, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.(adv)














































