Dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXVIII, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU Tohar menekankan pentingnya desentralisasi asimetris. Hal itu disampaikannya saat membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Di lapangan di lapangan upacara kantor bupati PPU itu Tohar juga mengatakan perlunya penataan daerah dalam sebuah desain besar. Mencermati dinamika otonomi daerah dengan segala kompleksitasnya, Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah juga akan menetapkan arah dan memantapkan fungsinya dalam kerangka otonomi daerah.
“Pertama, dalam hal penataan daerah, pemerintah tengah menyusun desain besar Penataan Daerah (Desartada),” kata Tohar membacakan sambutan tersebut, Kamis (25/4/2024) pagi
Kedua, sambungnya, dalam konteks pelaksanaan Desentralisasi Asimetris, Pemerintah akan mendorong pembangunan berbasis pengakuan, penghormatan dan melestarikan kearifan lokal, guna terwujudnya ketepatan dan kebermanfaatan terhadap target pembangunan kemudian ketiga, pemerintah tengah melaksanakan dan terus melakukan penyempurnaan penyederhanaan birokrasi.
“Peringatan hari otonomi daerah yang kita laksanakan pada hari ini agar dapat dijadikan sebagai momentum oleh segenap pemerintah, masyarakat dan stakeholder lainnya untuk secara bersama-sama memupuk semangat kerja, motivasi, dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat guna meningkatkan penyelenggaraan otonomi daerah yang berkualitas serta mewujudkan Clean and Good Governance,” tutup Tohar.
Upacara tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) kabupaten PPU, TNI/Polri, pimpinan Organisasi Perngkat Daerah (OPD) dan staf, Organisasi masyarakat (Ormas) di lingkungan pemkab PPU.(adv)














































