KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS). Program tersebut secara simbolis diluncurkan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di TK Negeri 1 Sangatta Utara, Jumat (13/2/2026), yang ditandai dengan pembagian susu gratis serta penyerahan alat antropometri untuk pemantauan tumbuh kembang anak.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang memadai sekaligus pemantauan pertumbuhan secara berkala. Peluncuran program berlangsung meriah dengan penampilan kreativitas siswa, mulai dari permainan angklung hingga Tari “Tujuh Kebiasaan Anak Hebat Indonesia” yang dibimbing para guru.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa program susu gratis merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak. Kebijakan ini juga sejalan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, pemenuhan gizi pada periode emas pertumbuhan anak menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang.
Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara satuan pendidikan dan orang tua dalam memastikan kecukupan gizi anak. Sekolah, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan peserta didik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa alat antropometri yang diserahkan akan digunakan untuk mengukur tinggi badan, berat badan, serta status gizi anak secara akurat. Data tersebut menjadi dasar untuk melakukan intervensi dini apabila ditemukan indikasi gangguan pertumbuhan, sehingga langkah pencegahan stunting dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kutim dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Melalui pelaksanaan PMTAS dan pemanfaatan alat pemantauan pertumbuhan, Pemkab Kutim berharap dapat membangun fondasi kesehatan yang kuat bagi anak-anak sebagai generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (adv)














































