Tenggarong– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar akan menggelontorkan anggaran sejumlah Rp2,5 Miliar untuk pembangunan SPAM di daerah Santan Ulu.
Kepala Dinas (Kadis) Teknis Perkim Kukar melalui Kepala Bidang (Kabid) Teknis, Agus Suharto menuturkan, anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 mendatang.
“Sebenarnya dok perencanaannya tahun anggaran 2022 ini,” ujarnya.
Lanjutnya, program pembangunan tersebut membutuhkan anggaran sebesar Rp4,1 Miliar. Sehingga nantinya bakal menggunakan skema sharing dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).
Pasalnya TJSP akan memberi pembiayaan senilai Rp1,6 Miliar. Dana ini digunakan untuk pembangunan inake, pemasangan pipa transmisi, mekanikal elektrikal, dan pompa intake dua unit.
Ia mengatakan, pihaknya komitmen meningkatkan kapasitas serta kualitas air minum dengan memperluas lokasi pemasangan jaringan pipa dan sambungan rumah.
“Jadi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Water Treatment Plant (WTP) ini lengkap,” bebernya.
Lanjutnya, lokasi baru pemasangan pipa ini tersebar di enam Desa. Di antaranya di Desa Jembayan Dalam, Desa Kalakat, Desa Lamin Telihan, Desa Batuq, Desa Long Beleh Haloq. Selain itu, di Desa Loa Kulu Kota tepatnya di Dusun Loa Gagak.
Ia berharap dengan pembangunan SPAM WTP tersebut pengelolaan air dari kualitas air baku terkontaminasi mendapatkan perawatan kualitas air yang diinginkan sesuai standar mutu.
“Jadi air yang mengalir kw rjmah masyarakat sudah siap dan layak dikonsumsi,” sebutnya. (mira)














































