TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya dalam pemerataan layanan pendidikan melalui distribusi bantuan seragam gratis bagi ribuan siswa sekolah swasta. Tahun ini, tak kurang dari 18.860 peserta didik di jenjang PAUD, SD, dan SMP dipastikan menerima paket bantuan yang disiapkan melalui alokasi anggaran sekitar Rp 24 miliar.
Program tersebut merupakan dukungan langsung Pemkab Kukar untuk meringankan beban biaya pendidikan masyarakat, khususnya bagi sekolah swasta dan pendidikan berbasis pondok pesantren. Bantuan diberikan dalam bentuk paket seragam lengkap, bukan uang tunai, dan akan disalurkan melalui sekolah masing-masing agar pemanfaatannya tepat sasaran.
Rincian bantuan menyesuaikan jenjang pendidikan, yakni Rp 1,2 juta untuk PAUD, Rp 1,5 juta untuk SD, dan Rp 1,8 juta untuk tingkat SMP, sudah termasuk pajak dan seluruh komponen perlengkapan seragam.
Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto, mengatakan proses administrasi dan pendanaan kini berada pada tahap akhir.
“Anggarannya sudah tersedia. Kami hanya menunggu proses pencairan, dan dalam waktu dekat bantuan bisa segera disalurkan kepada sekolah,” ujarnya.
Menurut Pemkab Kukar, bantuan seragam ini merupakan turunan dari misi pertama program Kukar Idaman Terbaik, yang menitikberatkan pada akses pendidikan berkualitas untuk seluruh warga tanpa memandang status sekolah.
Melalui Program Bantuan Sekolah Swasta/Pondok Pesantren Idaman Terbaik, pemerintah daerah ingin memastikan sekolah swasta mendapatkan fasilitas dasar setara sekolah negeri, termasuk dukungan untuk penguatan kelembagaan dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Selain menyediakan seragam, program ini juga mendorong peningkatan kualitas sarana prasarana dan pembenahan sistem manajemen pendidikan di sekolah-sekolah swasta.
Sejalan dengan rencana distribusi bantuan, satuan pendidikan di seluruh Kukar mulai menyiapkan pengadaan seragam sesuai petunjuk teknis dan Surat Keputusan Bupati. Proses tersebut diawasi langsung oleh Disdikbud Kukar untuk memastikan keseragaman spesifikasi dan kualitas.
Dengan bergulirnya bantuan ini, pemerintah berharap sekolah swasta semakin mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih baik dan inklusif bagi masyarakat.














































