KUTIM – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, secara resmi membuka Workshop Pengembangan Kompetensi Guru PAUD yang digelar Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Kutim di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Minggu (15/2/2026).
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya konsep pembelajaran mendalam sebagai strategi agar para guru tetap relevan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang kian cepat. Menurutnya, pendidik anak usia dini dituntut mampu beradaptasi serta terus berinovasi agar proses belajar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.
Ardiansyah menjelaskan bahwa berbagai fenomena aktual, termasuk peristiwa yang ramai diberitakan di media, dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran yang kontekstual bagi anak-anak, selama dikemas secara tepat dan sesuai usia. Ia mengingatkan agar guru tidak kehilangan kreativitas akibat kejenuhan dalam rutinitas mengajar.
“Guru harus lebih cepat memahami perkembangan informasi dibandingkan muridnya. Jangan sampai daya inovasi melemah karena kurangnya pembaruan metode,” tegasnya.
Ia juga menyinggung fenomena anak-anak Indonesia yang viral karena kemampuan luar biasa di bidang matematika dan penguasaan berbagai bahasa asing. Hal tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa stimulasi yang tepat sejak usia dini mampu melahirkan generasi unggul.
Lebih lanjut, Bupati mengajak para guru PAUD memanfaatkan teknologi informasi secara produktif. Media sosial, kata dia, tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat difungsikan sebagai medium penyebaran pengetahuan dan penguatan literasi digital bagi anak didik.
“Pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk mendukung proses pendidikan. Guru memiliki peran strategis dalam mentransformasikan pembelajaran menuju digitalisasi yang positif dan berkualitas,” ujarnya.
Pembukaan workshop ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman, didampingi Bunda PAUD Kutim Siti Robiah Ardiansyah serta Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikbud Kutim Heri Purwanto. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta workshop. (adv)














































