Tenggarong– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) di bawah kepemimpinan Bupati Kukar, Edi Damansyah serta Wakil Bupati (Wabup) Kukar, Rendi Solihin terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkupnya.
Salah satunya melalui bantuan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sistem komunal di desa-desa yang belum terjangkau Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Seperti di Kecamatan Muara Kaman tepatnya Desa Menamang Kanan dan Menamang Kiri. Desa ini belum bisa menikmati ketersediaan listrik selama 24 jam, sehingga pemerintah memberikan bantuan dua unit PLTS.
Edi mengatakan, pemasangan PLTS komunal tersebut salah satu visi Kukar Idaman melalui program Terang Kampongku agar dapat memenuhi kebutuhan dasar untuk segala aktivitas sehari-hari.
Kata dia, pembangkit listrik ini merupakan bentuk energi terbarukan dalam pemanfaatan salah satu sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan energi dari cahaya matahari untuk menghasilkan energi listrik.
“Jadi kita bekerja sama dengan PLN, memberikan cahaya kepada warga melalui energi matahari,” tuturnya, Jumat (17/11/2022).
Tercatat sebanyak 15 desa di Kecamatan Muara Kaman dan satu kelurahan yang masuk prioritas program tersebut. Di antaranya Muara Muntai, Muara Wis, Kota Bangun, Anggana, dan Muara Jawa.
Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu menyebutkan anggaran PLTS ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar dan Pemerintah Provinsi (Pemprov).
“Saya berharap programnya berjalan lancar, apalagi kita dapat dukungan anggaran dari APBD dan Pemprov, semoga selesai akhir bulan,” sebutnya.
Komponen utama dari PLTS yakni panel surya fotovoltaik yang dapat mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik, arus listrik yang dihasilkan adalah arus listrik searah (DC) menjadi arus listrik bolak-balik (AC). (m)














































