Tenggarong– Selain menjajakan bahan pokok dengan harga terjangkau di operasi pasar murah yang digelar, Senin (7/11/2022) kemarin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kukar juga mengadakan pelayanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan iva tes.
Sekretaris DPPKB Kutai Kartanegara, Mastukah menyampaikan program KB tersebut diberikan secara gratis. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam Keluarga Berencana (KB).
“Jadi program KB yang kita lakukan ini sekaligus meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat mengenai KB,” ujarnya, Senin (7/11/2022).
Menurutnya KB sangat penting dalam kehidupan berumah tangga untuk mengatur kelahiran, menurunkan angka kehamilan yang tidak diinginkan menuju keluarga prasejahtera. Daya tampung dan perkembangan penduduk harus ideal.
Dengan pemasangan KB menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang bisa membantu pemerintah mengendalikan populasi penduduk. Sehingga ia mengimbau Pasangan Usia Subur (PUS) mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) guna memasang kontrasepsi atau menjadi peserta KB MKJP.
“Kami berharap masyarakat khususnya PUS turut berpartisipasi dalam program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dengan menjadi peserta MKJP,” ungkapnya.
Tingkat kesejahteraan akan sulit dicapai apabila laju pertumbuhan penduduk tidak berhasil diturunkan. Beban keluarga akan semakin berat dengan jumlah anak yang banyak.
Tercatat sebanyak 38 peserta yang turut melakukan pemasangan KB dalam program tersebut. Dengan rincian pemasangan IUD 17 peserta, bongkar pasang IUD 1 peserta, implant 15 peserta, bongkar pasang implant 3 peserta.
Selanjutnya pemasangan AFF IUD 1 peserta, AFF implant 1 peserta, dan pelayanan pemeriksaan iva tes atau Infeksi Visual Asetat mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin sebanyak 30 peserta.
Kata dia, ada empat alat kontrasepsi jangka panjang yang diperuntukkan bagi pasangan suami istri (pasutri) yang ingin menunda memiliki anak atau sudah tidak menginginkan menambah anak lagi.
Di antaranya Implant atau Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK), Intra Uterin Device (IUD), susuk KB, Metode Operasi Pria (MOP), vasektomi serta Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi.
Diketahui program pemberian KB gratis ini hanya dilakukan sehari bertepatan dengan operasi pasar murah yang di gelar di Stadion Rondong, Tenggarong. (adv/m)














































