Tenggarong– Persiapan pelaksanaan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- 43 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2022 yang akan digelar pada 26 November mendatang di Kecamatan Loa Kulu hampir rampung.
Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan persiapan perhelatan tersebut sudah mencapai 80 persen. Pasalnya tidak ada keluhan dari para peserta atau kafilah.
“Mulai dari pemondokan para kafilah dan arena, tinggal panggungnya,” ujarnya usai rapat koordinasi (Rakor) di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, Selasa (1/11/2022).
Sunggono berharap tidak ada hafizh dan hafizah dari kecamatan luar Loa Kulu yang diikut sertakan. Selain itu ia meminta panitia penyelenggara segera mencari Baitul Qur’an dari tiap desa untuk menjadi Qori serta Qoriah di MTQ tersebut.
Selain itu, Sunggono menyampaikan pemenang tilawatil qur’an ini nantinya akan mewakili kukar sebagai duta MTQ ke- 44 di Balikpapan pada 2023 mendatang. Sehingga dirinya mengimbau para Qori dan Qoriah serta Hafizh dan Hafizah
“Kita berharap kukar dapat meraih juara umum yang ke- 6 kalinya,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia juga mengimbau Dewan Pengawas yang sudah dikukuhkan menjalankan tugas dengan baik dan profesional hingga akhir penyelenggaran MTQ tersebut.
Ia berharap MTQ yang bertajuk “Dengan MTQ Tingkat Kabupaten Kukar Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, Ptofesional, Religius, Berakhlak, Berbudaya, Berkarakter, dan Qur’aini Menuju Indonesia Maju dapat diselenggarakan dengan baik.
Sementara Camat Loa Kulu, Adriansyah menuturkan pagelaran MTQ ke- 43 ini dikucur anggaran sebesar Rp9,5 miliar. Dana ini sekaligus untuk uang pembinaan, sedangkan MTQ ini akan dipusatkan di lapangan sepak bola Kecamatan Loa Kulu.
“Saya berharap instansi di lingkup Pemkab Kukar turut berpartisipasi untuk menyukseskan kegiatan ini,” sebut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Penyelenggara MTQ ke- 43.
Pewarta: Mira














































