PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin, kembali melakukan terobosan penting dalam upaya penurunan angka stunting di daerahnya melalui pemanfaatan teknologi. Zainal mendorong penggunaan aplikasi e-Human Development Worker (e-HDW), sebuah program inovatif dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, sebagai alat strategis untuk mempercepat pengentasan stunting di PPU.
Zainal menekankan bahwa aplikasi e-HDW memungkinkan pengumpulan data yang lebih akurat dan real-time, sehingga program konvergensi stunting di desa dan kelurahan bisa lebih efektif.
“Aplikasi e-HDW ini menjadi terobosan penting dalam pengentasan stunting. Dengan aplikasi ini, para kader KPM dapat melakukan perencanaan, pelaksanaan, serta pengendalian dan evaluasi program stunting secara lebih terarah dan efisien,” ujar Zainal.
Ia menambahkan bahwa para kader KPM menjadi garda depan dalam menjalankan program ini di lapangan, dan penggunaan teknologi digital seperti e-HDW akan memperkuat peran mereka dalam pengentasan stunting yang merupakan salah satu prioritas pembangunan SDM di PPU.
“Ini bukan hanya soal data, tapi soal langkah konkret yang dapat kita ambil untuk perubahan besar. Setiap tindakan yang kita ambil, walaupun kecil, dapat memberikan dampak signifikan bagi masa depan generasi kita,” tambah Zainal.
Zainal juga berharap aplikasi e-HDW ini akan mendorong para kader untuk lebih memahami kebijakan konvergensi stunting sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 dan menjalankan perannya dengan lebih maksimal di tingkat desa dan kelurahan.(adv)














































