KUTAI KERTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan pemerataan pembangunan di 20 kecamatan. Fokus utamanya adalah pada infrastruktur, pelayanan publik, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal penyediaan air bersih dan listrik yang tersedia 24 jam.
Untuk memastikan tersedianya listrik 24 jam, sejumlah desa hingga dusun sedang giat membangun infrastruktur. Ini meliputi penggunaan listrik PLN serta pemanfaatan energi alternatif seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal.
Pasalya, wilayah Kukar memiliki ciri khas geografis yang unik, dengan aksesibilitas melalui darat dan perairan. Contohnya adalah Desa Muara Enggelam yang terletak di tengah-tengah Danau Melintang, Kecamatan Muara Wis.
“Wilayah yang dapat dijangkau melalui darat masih dapat menggunakan PLN. Namun, untuk wilayah pedalaman, sungai, dan danau yang tidak terjangkau oleh PLN, Kukar mengadopsi kebijakan inovatif menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal,” Ungkap kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kukar, Arianto. Senin (24/6/2024).
Penggunaan PLTS komunal terbukti berhasil, seperti yang terjadi di Desa Muara Enggelam yang telah beroperasi sejak 2015. Awalnya hanya mampu memberikan listrik selama 6-12 jam untuk penerangan malam hari, kini mampu menyediakan listrik 24 jam.
Keberhasilan ini menjadikan Desa Muara Enggelam sebagai contoh pilot project bagi desa-desa lain yang juga tidak terjangkau oleh infrastruktur PLN, seperti Desa Menamang Kanan, Desa Menamang Kiri, Desa Tunjungan, dan Dusun Mekar Sari, serta Desa Enggelam
PLTS komunal yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Muara Enggelam berhasil masuk dalam Top 15 Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini mengakibatkan pemberian dana pembinaan, yang kemudian dialokasikan untuk perawatan dan operasional PLTS komunal di sana.
“Keberhasilan ini mencerminkan kehadiran dan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kukar 2021-2026, di mana seluruh wilayah Kukar diharapkan memiliki akses listrik 24 jam,” Tutup Arianto














































