PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar acara pisah sambut Penjabat (Pj) Bupati PPU, dari Makmur Marbun kepada Pj Bupati yang baru, Muhammad Zainal Arifin. Acara tersebut berlangsung pada Jumat siang (20/9/2024) di Gedung Dome Anden Oko, Kilometer 08, Nipah-Nipah.
Dalam sambutannya, Muhammad Zainal Arifin mengucapkan terima kasih kepada Makmur Marbun beserta istrinya, Linda Romauli Siregar, atas dedikasi yang telah mereka berikan selama memimpin Kabupaten PPU periode 2023–2024. Zainal menegaskan bahwa Marbun telah membawa banyak perubahan positif di PPU.
“Bapak Makmur Marbun dan Ibu Linda Romauli Siregar telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menciptakan banyak perubahan positif untuk daerah Penajam Paser Utara,” ucap Zainal.
Zainal menyadari besarnya tanggung jawab yang kini diembannya sebagai Pj Bupati PPU. Ia berkomitmen untuk melanjutkan visi dan misi yang telah dirancang bersama jajaran Pemerintah Daerah, serta bertekad untuk membawa PPU menuju kemajuan yang lebih baik.
“Dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, saya yakin kita dapat terus membangun dan memajukan daerah PPU ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Zainal juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk DPRD, Forkopimda, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk bersinergi dalam mendukung kebijakan dan program yang akan dijalankan.
“Sinergi dan kolaborasi adalah kunci keberhasilan kita dalam mencapai tujuan bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, Makmur Marbun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab PPU, Forkopimda, SKPD, camat, lurah, desa, BUMD, BPD, dan masyarakat atas dukungan yang diberikan selama masa kepemimpinannya.
“Banyak kenangan dan perjalanan berharga yang telah kita ukir bersama selama setahun ini. Saya titip pencapaian dan prestasi yang kita raih agar tetap dipertahankan,” pesan Marbun.
Marbun juga berpamitan kepada seluruh jajaran Pemkab PPU dan masyarakat, menyatakan bahwa Kabupaten PPU telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.
“Saya mohon pamit dan undur diri. Kabupaten PPU adalah keluarga bagi saya. Mohon maaf jika ada hal yang tidak berkenan selama masa tugas saya,” tutup Marbun.(adv)














































