Maros, linimasa.co – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Kabupaten Maros, Hasanuddin, memperkenalkan Balla Mabalanca kepada seluruh peserta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Masata I Sulawesi Selatan (Sul-Sel), Ahad (28/2/2021)
Balla Mabalanca merupakan sebuah pusat belanja oleh-oleh yang diresmikan akhir Desember 2020 oleh mantan Bupati Maros Hatta Rahman. Terletak di Jalan Poros Maros, Tumalia, Maros
“Saya berharap agar organisasi-organisasi pariwisata yang ada di Maros bisa diberi ruang, untuk satu atap di Balla Mabbalanca ini. Ruang lumayan luas dan parkirannya masih bisa dimaksimalkan untuk ruang produktif, sehingga bisa lebih eksis dan lebih mudah berkolaborasi memajukan pariwisata Maros”. Jelasnya
Pria yang karib disapa Udhin ini pun siap bekerja sama dengan pihak terkait untuk sama-sama memajukan pariwisata Maros
“Kami siap menerima tantangan untuk membantu memajukan pusat oleh-oleh ini, jika pihak Budpar Maros mempercayakan kepada kami untuk satu space di tempat ini”. Tegas Udhin.
Rombongan peserta mengunjungi Balla Mabalanca terdiri dari Ketua Masata Sulsel, Hatta Alwi Hamu, DPD RI, Amalia, Anggota DPRD Sulsel, Firmina, Ketua GIPI Sulsel Suhardi, ketua-ketua DPC kabupaten kota dan beberapa peserta Kabid Budaya dan Pariwisata Maros
Sementara Ketua Masata Sulsel, Hatta Alwi mengungkapkan kekecewaannya karena kedatangan mereka hanya disambut oleh seorang pegawai, bukan pihak manajemen atau pengelola
“Kami sengaja mengunjungi pusat oleh-oleh ini untuk membantu mempromokan kepada para peserta Rakerda yang berasal dari berbagai daerah di Sulsel dan bahkan ada beberapa undangan yang berasal dari luar Sulsel tapi sayangnya kita hanya disambut oleh seorang pegawai saja”. Ucap Hatta AH.
Ketua GIPI Suhardi, sangat berharap agar keberadaan Balla Mabalanca ini bisa dikelola dengan lebih profesional dengan mencantumkan jam pelayanan dan menambah karyawan agar pelayanannya bisa maksimal
“Harus buka meski hari libur dan jumlah produknya perlu ditambah ragamnya karena kelihatan kurang ramai padahal posisinya sangat strategis karena berada di jalan poros dan spacenya lumayan luas.” ujarnya
Hal serupa disampaikan Hajir salah satu peserta Rakerda asal Bantaeng. Dirinya berharap agar fasilitas toilet bisa ditambah, dan posisinya ditempatkan di luar.
“Harusnya agak di depan posisinya, serta kebersihannya bisa lebih dikontrol karena kelihatannya kurang mendapat perhatian,” tambahnya
Menanggapi hal itu Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Budaya dan Pariwisata Maros, Isdar Majid menjelaskan, operasional Balla Mabbalanca ini sementara masih disesuaikan dengan jam kantor
“Karena sampai saat ini pihak Budpar Maros masih sementara melakukan perekrutan calon karyawan untuk beberapa bagian untuk meningkatkan kualitas pelayanan ditempat ini.” tuturnya
Pewarta Arbi Daeng Jhon













































