Samarinda – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Samarinda kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu serta dukungan permodalan bagi pelaku UMKM dalam rangka program Gebyar Ramadan Bahagia 1447 Hijriah. Kegiatan ini digelar di Kantor Kecamatan Palaran, Jalan Rawa Makmur, Kota Samarinda, Senin (23/2/2026).
Sebanyak 75 warga menerima paket sembako senilai sekitar Rp350 ribu per paket. Selain itu, lima pelaku UMKM memperoleh bantuan tambahan modal dan peralatan usaha guna menunjang produktivitas mereka.
Ketua BAZNAS Kota Samarinda, Ahmad Syahir Idris, menyampaikan bahwa program ini merupakan kegiatan perdana selama Ramadan di Kecamatan Palaran tahun ini. Ia menegaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya untuk meringankan beban masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga bertujuan mendorong kemandirian ekonomi.
“Pada hari ini kami menyalurkan bantuan unit usaha kepada masyarakat mustahik, sekaligus paket sembako. Kami melihat masih banyak warga Samarinda yang di bulan Ramadan ini sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Menurutnya, untuk program UMKM di Kecamatan Palaran terdapat lima penerima manfaat. Bantuan tersebut difokuskan untuk mendorong peningkatan ekonomi keluarga, khususnya bagi ibu rumah tangga.
“Bantuan UMKM ini kami berikan untuk mendorong peningkatan ekonomi keluarga, agar usaha mereka berkembang dan pendapatannya meningkat,” jelasnya.
Ahmad Syahir menambahkan, proses penyaluran bantuan dilakukan melalui tahapan seleksi berjenjang. Usulan berasal dari RT, diverifikasi oleh pihak kelurahan dan kecamatan, kemudian disampaikan kepada BAZNAS untuk ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Jenis bantuan UMKM yang diberikan berupa peralatan usaha melalui skema program Z-Drink dan Z-Mart. Program Z-Drink dinilai memiliki potensi besar di Kecamatan Palaran karena produk minuman teh dengan berbagai varian rasa masih diminati masyarakat.
“Salah satu produk unggulan adalah teh dengan berbagai varian rasa yang dipasarkan oleh para penerima manfaat UMKM. Harapannya, mereka bisa berkembang dan naik kelas menjadi pengusaha mandiri,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa program serupa telah berjalan di 10 kecamatan se-Kota Samarinda. Bahkan, sejumlah penerima manfaat di kecamatan lain kini telah mampu berzakat, berinfak, dan bersedekah kembali melalui BAZNAS Kota Samarinda.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat kecil.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi BAZNAS dalam membantu masyarakat kurang mampu dan para pelaku UMKM. Ini bentuk nyata kolaborasi untuk memperbaiki ekonomi warga kecil, khususnya di bulan Ramadan. Mari kita manfaatkan momentum Ramadan ini untuk saling berbagi dan memperkuat solidaritas,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyaluran bantuan telah melalui mekanisme seleksi dari tingkat RT, kelurahan, hingga kecamatan, sehingga bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
“Dengan mekanisme ini, bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Samarinda,” tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kota Samarinda juga mengajak para muzaki untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi guna memastikan pengelolaan dan penyaluran bantuan berjalan transparan serta tepat sasaran.














































