Rapat paripurna penyampaian rekomendasi Laporan Kegiatan PertanggungJawaban Walikota (LKPJ) Tahun Anggaran 2020, ternyata tidak diikuti oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kota Bontang. Hal ini terungkap saat dikritisi oleh Anggota DPRD Kota Bontang Nursalam pada pelaksanaan LKPJ di Pendopo Walikota, dan secara Virtual. Selasa (6/4/2021)
“Yang paling berkepentingan dalam evaluasi ini adalah Kepala dan Sekretaris OPD, yang terjadi. Dari 67 OPD, Camat dan Lurah. Hanya 46 yang hadir,” kritiknya.
Nursalam menegaskan penyampaian Rekomendasi Laporan LKPPJ merupakan muara dari Kinerja Pemerintah Daerah melalui seluruh OPD Kota Bontang setiap tahun.
“walaupun kehadirannya lewat virtual, itu sangat penting artinya.” tegasnya.
“coba Ibu Plh Walikota, ibu lihat dilayar, hanya ada beberapa yang benar-benar mengikuti sampai akhir, bahkan ada yang sama sekali kamera nya tidak terbuka.” katanya.
Ia Mengingatkan Plh Walikota Aji Erlinawati agar mengingatkan kepada seluruh perangkat OPD, Camat dan lurah menengenai Pentingnnya Paripurna LKPJ.
“Tolong ini ibu Plh, sekembalinya menjadi sekda , agar mengingat kan kepada seluruh OPD, Camat dan Lurah bahwa, LKPJ itu sangat penting karena menyangkut kinerja setiap OPD.” Bebernya.
Nursalam lebih lanjut pertanyakan komitnen OPD soal capaian Kinerja.
“Bagaimana mau berbicara soal capaian kinerja, sementara hal kecil seperti (kehadiran) ini, bagaimana mereka mau mengetahui hasil kinerjamya selama ini,’ ucapnya
Ia menegaskan jika kehadiran OPD mengikuti Penyampaian Rekomenasi LKPJ Walikota adalah hal yang Wajib.
“Sekali lagi bu Plh sekaligus sekda, kedepan wajib memberi mereka notifikasi bahwa ini wajib mereka Hadiri.” tegasnya
Pewarta Lutfi














































