Tenggarong– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar mengucurkan anggaran mencapai Rp42 miliar untuk penanganan wabah Penyakit Mulut Kuku (PMK) pada hewan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mengenai Penanganan PMK di Hotel Borobudur, Jakarta pada Rabu (22/11/2022) kemarin.
Dengan anggaran puluhan miliar ini, wabah PMK di Kota Raja berhasil ditekan dan tertangani dengan baik. Sehingga Kukar sampai saat ini masuk dalam status zero kasus PMK yang menjangkit hewan berkuku belah atau genap.
“Penyakit ini menyerang sapi, kerbau, kambing, domba, babi, termasuk gajah, rusa, dan sebagainya. Alhamdulillah daerah kita sudah berhasil melewati masa sulit itu,” ujarnya.
Ia mengatakan selama ini Pemkab Kukar mendukung penuh pencegahan virus PMK dengan menggelontorkan anggaran untuk penanganan wabah tersebut.
Kata dia, dana yang disediakan pun telah terealisasi sesuai harapan semua pihak. Yakni menekan penyebaran virus yang dapat bertahan lama di lingkungan dan bertahan hidup di tulang, susu, produk susu hingga kelenjar hewan.
Sunggono bilang, anggaran yang dikucurkan sudah memenuhi ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Di antaranya melakukan pengawasan, audit, review oleh inspektorat Kukar hingga realisasi anggaran yang terus dikawal.
“Semoga wabah PMK khususnya di Kukar tidak terjadi lagi,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Sunggono menjelaskan ada lima cara pencegahan yang dijabarkan pemateri saat dirinya mengikuti Rakornas garapan Satuan Tugas (Satgas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB).
Di antaranya pencegahan dengan cara biosekuriti yaitu melakukan perlindungan pada zona bebas dengan membatasi gerakan hewan.
Selanjutnya pengawasan lalu lintas serta pelaksanaan surveilans, memotong hewan terinfeksi atau yang baru sembuh dan yang melakukan kontak dengan hewan terkena PMK dengan agen PMK.
Kemudian, melakukan disinfeksi asset dan semua material yang terinfeksi. Seperti mobil, baju, perlengkapan kandang, dan lain-lainnya, memusnahkan bangkai, sampah serta semua produk hewan di area yang terinfeksi. (m)














































