Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berencana membangun lima rumah adat Kutai di Museum Kayu Tuah Himba. Tepatnya di kawasan Kelurahan Panji, Tenggarong.
Sub Koordinator Pembinaan Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kukar, Aji Deri mengatakan pembangunan tersebut dilakukan bertujuan untuk menambah daya tarik dan meningkatkan wawasan wisatawan yang berkunjung.
Oleh sebab itu pihaknya akan menambah bangunan di sekitar museum di lokasi yang sama dengan konsep dari masa ke masa. Pembangunan rumah adat itu telah diajukan dalam usulan anggaran 2023 mendatang.
“Totalnya ada 5 unit rumah adat Kutai yang akan kita bangun di sekitar lahan parkir,” terangnya, Jumat (21/10/2022).
Lanjut Aji Deri, rencana pembangunan rumah adat Kutai dikerjakan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Murni, estimasi awal pengerjaan yakni Maret atau April 2023.
Sebelumnya, Disdikbud Kukar pernah dilakukan. Akan tetapi sudah rusak kembali lantaran menggunakan bahan kayu kualitas rendah, sehingga bangunan tersebut tidak bertahan lama dan harus dirobohkan.
Selain itu, pihaknya pun merehabilitasi Kantor Sekretariat Museum Kayu Tuah Himba menggunakan APBD Perubahan 2022. Kantor di geser ke samping. Di antaranya ruang kerja administrasi, perpustakaan ukuran 6×6 meter persegi, dan penyimpanan arsip.
“Kerusakannya sudah cukup lama. Kita sudah memperbaikinya 2 kali pada 2019 dan 2021 lalu. Namun tetap tidak bertahan, jadi kita rehabilitasi,” tutupnya.
Pewarta Mira














































