SAMARINDA – Wakil Wali Kota Samarinda menerima audiensi Komunitas Molis Samarinda (E-Bike) di Ruang Wakil Wali Kota, Lantai III Balaikota Samarinda, Jumat (17/04/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat dukungan terhadap transportasi ramah lingkungan serta peningkatan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan kota.
Kegiatan ini turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), serta Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP).
Dalam pertemuan itu, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kehadiran Komunitas Molis yang dinilai membawa kontribusi positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penggunaan kendaraan listrik.
Ia menegaskan dukungannya terhadap gerakan penggunaan kendaraan berbasis listrik, baik mobil maupun sepeda motor, sebagai bagian dari langkah menuju Kota Samarinda yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Namun demikian, ia menilai pengembangan kendaraan listrik perlu diiringi kesiapan sarana pendukung, terutama tersedianya fasilitas pengisian daya baterai agar masyarakat dapat menggunakan kendaraan tersebut dengan nyaman.
“Kami menyambut baik gerakan ini. Pemerintah Kota Samarinda sangat terbuka terhadap setiap inisiatif yang membawa manfaat bagi lingkungan dan kemajuan daerah,” ujarnya.
Selain isu transportasi, penataan parkir juga menjadi perhatian dalam diskusi tersebut. Menurutnya, pengelolaan parkir yang baik akan mendukung terciptanya tata kota yang lebih tertib, aman, dan rapi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Wakil Wali Kota juga mengungkapkan ketertarikannya untuk memiliki serta menggunakan mobil listrik di masa mendatang.
Dalam kesempatan yang sama, persoalan pengelolaan sampah turut menjadi topik pembahasan. Wakil Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat sinergi dalam penanganan sampah, mulai dari lingkungan rumah tangga hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sementara itu, perwakilan DLH, Dishub, dan TWAP menyampaikan apresiasi terhadap peran komunitas serta relawan lingkungan di Samarinda. Mereka menilai kontribusi tersebut telah memberikan dampak positif, salah satunya terlihat dari kondisi Sungai Karang Mumus yang mulai menunjukkan perbaikan.
Meski masih berada dalam kategori tercemar, kualitas air sungai dinilai tidak lagi berada pada kondisi berat. Hal itu ditandai dengan perubahan warna air yang lebih baik serta meningkatnya kualitas kehidupan ikan di dalamnya.
Ke depan, Komunitas Molis Samarinda berencana menggelar kegiatan bakti sosial penghijauan dengan konsep berbeda, yakni memilih lokasi yang lebih mudah dilihat masyarakat agar dapat menumbuhkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Perwakilan ojek online pengguna motor listrik yang turut hadir juga menyampaikan dukungan dan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Samarinda, termasuk dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang akan datang. (adv)














































