Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memacu pembangunan wahana waterboom di Pulau Kumala sebagai bagian dari strategi menggenjot sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Proyek ini menjadi salah satu upaya untuk menjadikan Pulau Kumala destinasi wisata unggulan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa pembangunan waterboom telah mencapai 70 persen. “Progres saat ini sudah 70 persen dan akan terus kami lanjutkan hingga tuntas,” ujar Arianto pada Selasa (15/04/2025).
Pembangunan wahana air ini dimulai sejak 2023 di atas lahan seluas 3,8 hektare. Dua kolam telah selesai dibangun, dan rencananya akan ditambah dua kolam lagi, yaitu kolam arus dan kolam ombak, untuk memperkaya pengalaman wisatawan. Wahana ini diharapkan menjadi magnet baru bagi pengunjung dari dalam dan luar Kukar.
Arianto menegaskan komitmen Dispar Kukar untuk merampungkan proyek meski menghadapi kendala anggaran. “Kami berupaya agar pembangunan tidak terhambat rasionalisasi anggaran. Waterboom ini bukan hanya proyek fisik, tapi bagian dari visi besar memajukan pariwisata Kukar,” tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran, Dispar Kukar terus berkoordinasi dengan mitra kontraktor dan berharap proyek ini selesai sesuai target. Keberadaan waterboom diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan, mendukung UMKM lokal, dan memperkuat pendapatan asli daerah (PAD).
“Kami optimistis waterboom akan jadi daya tarik baru Pulau Kumala dan membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat,” tutup Arianto.(adv)














































