Balikpapan, linimasa.co – Reses Wakil Ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo pada daerah pemilihannya di Balikpapan berlangsung di Kelurahan Sungai Nagka, Kecamatan Balikpapan Selatan, Rabu (07/07/2021)
Sejumlah warga di tempat ini, mengeluhkan masalah air bersih dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Balikpapan.
Tokoh masyarakat Kelurahan Sungai Nagka berharap, dengan kedatangan Wakil Ketua DPRD Kaltim. Sejumlah keluhan yang disampaikan warga, dapat diselesaikan.
“Kami berharap dengan reses anggota DPRD Kaltim bisa merealisasikan keluhan masyarakat di lingkungan selama ini,” ujar H. Fachruddin.
Lanjut Fachrudin, dirinya menyampaikan keluhan pertama yakni, masyarakat terkendala belum terakses air PDAM untuk kebutuhan sehari-sehari.
“Warga banyak mengeluh, sudah mendaftar sampai sekarang belum ada pemasangan dari pihak PDAM Kota Balikpapan dan ini terjadi bukan hanya di kelurahan kami tapi juga ditempat lain,” terangnya.
Ia juga menambahkan, persoalan serius kedua adalah masalah yang saat ini terjadi adalah PPDB anak sekolah.
“Hal ini, terus berulang tiap tahun di Balikpapan dengan sistem PPDB ini dirasa kurang adil. Salah satu contohnya, warga kami yang dekat sekolah tapi anaknya tidak masuk dalam zonasi sehingga bingung bersekolah,” keluh Fachruddin.
Senada dengan Fachruddin, Ketua RT 13 Kelurahan Sungai Nagka meminta agar DPRD Kaltim bisa mencari jalan keluar permasalahan PPDB di Balikpapan .
“Tiap tahun kami disibukan dengan PPDB, apa lagi kondisi pandemi banyak pendapatan warga yang berkurang, uang dari mana kita harus bayar anak sekolah ke swasta,” terangnya
Menyikapi hal tersebut, Sigit Wibowo menjelaskan persoalan air bersih memang menjadi persoalan klasik di Kota Balikpapan yang saat ini masih belum optimal ditangani. Olehnya, Sigit terus berkoordinasi dengan pihak PDAM agar dapat direalisasikan.
“Saya akan berkordinasi dengan Direktur PDAM Balikpapan minta bantu sekaligus solusi agar warga kita di sungai nagka ini bisa ditangani, kebetulan saya sering berkomunikasi dengan beliau,” ungkap Sigit.
Untuk PPDB anak sekolah, saya sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kaltim terutama mengenai PPDB SMA/SMK Balikpapan. Memang masalah kita adalah daya tampung sekolah negeri di Balikpapan kusus untuk SMA/SMK hanya 48% dari total lulusan SMP di Balikpapan.
“Untuk itu, penting kiranya kita membuka sekolah baru di Balikpapan. Tahun ini, salah satunya kami di DPRD Kaltim sudah menganggarkan pembangunan SMK 7 Balikpapan. Diharapkan bisa mengurangi persoalan PPDB di Kota Balikpapan,” ungkap Sigit .
Kegiatan Reses kali berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketata, sesuai anjuran pemerintah.














































