Samarinda, linimasa.co – Antusias masyarakat terlihat besar saat datang ke Budhist Center, Jalan DI Pandjaitan Samarinda tempat dilaksanakannya vaksinasi Covid-19 oleh Organisasi Kepemudaan Lintas Agama Kalimantan Timur. Sabtu (28/8/2021).
Meski hujan membasahi kota Samarinda namun terlihat antrian panjang warga di halaman basement vihara terbesar di Asia Tenggara tersebut. Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini bertemakan Merajut Keberagaman, Memperkokoh Kebhinekaan Menuju Indonesia Pulih.
Proses kegiatan vaksinasi dilakukan dari pendataan peserta vaksin di basement Budhist Center dan pengambilan nomor antrian, kemudian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di lantai 1 dan lantai 3 dan proses vaksinasi. Antusias masyarakat terlihat jelas, sejak pukul 07.00 pagi, mereka telah mengantri di ruang pendaftaran meski loket belum buka. Maha Vihara Sejahtera Maitreya yang memiliki luas bangunan seluas 10.600 meter persegi mendadak ramai dikunjungi masyarakat.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Samarinda Rusmadi Wongso ditandai dengan pemukulan gong. Menurutnya, kegiatan yang digagas oleh pemuda lintas agama tersebut, mampu memberikan energi positif untuk memberantas covid-19 di Kalimantan Timur.
“Dari beberapa pekan terakhir kita melihat angka kasus positif mulai menurun grafiknya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksin makin meningkat. Kita patut memberikan apresiasi kepada organisasi kepemudaan lintas agama ini. Pemerintah akan selalu siap untuk berkolaborasi dengan segenap ornamen masyarakat yang berjuang untuk membasmi wabah ini.”ujar Rusmadi.
Organisasi kepemudaan lintas agama yang terdiri dari GP Ansor Kaltim, PW Pemuda Muhammadyah, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kaltim, Pemuda Katolik Kaltim, Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Kaltim didukung TNI-Polri, BUMN BNI, dan Paramita Foundation, menurut Rusmadi akan mempercepat menuju herd immunity. Sehingga target untuk meghilangkan wabah covid-19 dapat terwujud.
Senada, Ketua GP Anshor Kaltim, Fajri Alfarobi dalam sambutannya, mengapresiasi peran tenaga medis dan kesehatan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengapresiasi tim kesehatan yang diturunkan dalam membantu kegiatan ini. Tanpa kenal lelah mereka berjuang, dan kami bangga akan itu. Semoga Tuhan membalasnya.” ujar pria karib disapa Robi ini.
Menurutnya pemerintah tidak mungkin sendiri menuntaskan masalah wabah ini, olehnya itu perlu kolaborasi dan kerja sama dengan semua pihak.
“Kita harus saling mengdukung, bekerja sama dengan semua pihak, pemuda lintas agama, BUMN, emerintah, TNI Polri dan pihak terkait lainnya agar pandemi ini dapat dituntaskan dengan segera,” lanjutnya
Sementara itu, Daniel Abadi mengatakan, vaksninasi akan digelar beberapa tahap dengan menyasar 5.000 orang warga Kaltim.

“Untuk hari merupakan tahap pertama dengan sasaran 1.500 orang yang terdiri dari elemen pengurus kepemudaan dan masyarakat umum. Selanjutnya kita akan melakukan tahap berikutnya dengan total sasaran 5 ribu orang untuk dosis pertama.” ujar Sekretaris Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI)
Pada tahap pertama ini, vaksin sebanyak 1500 dosis ini diperoleh atas kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia.
“Dalam waktu dekat ini kami akan melangsungkan vaksinasi tahap kedua untuk dosis pertama sebanyak 3500 orang,” ungkapnya.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Arif Budiman, Dandim 0901 Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong S.H, Kasiter Kasrem 091/ASN Kolonel Inf Bram Pramudia, Plt BPBD Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Samarinda Hambali, Head Of Region BNI Mahrauza Purnaditya, dan Ketua Yayasan Buddhist Center Samarinda, Pandita Hendri Suwito.
Pewarta Chai














































