KUTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) kembali memprioritaskan penguatan layanan di tingkat permukiman melalui program peningkatan kapasitas bagi Rukun Tetangga (RT)
Program ini terus diperluas sebagai langkah memastikan ketua RT memiliki dukungan memadai dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menyatakan penguatan kapasitas RT sudah menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah sejak beberapa tahun lalu.
Realisasinya dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi fiskal daerah.
“Program ini memang sudah kita siapkan sejak beberapa tahun lalu. Ada yang sudah terealisasi di 2024, ada yang berjalan tahun ini, dan ada yang dilanjutkan tahun depan sesuai kesiapan keuangan daerah,” ungkapnya usai menyerahkan motor operasional untuk ketua RT Kelurahan Teluk Lingga, Rabu (3/12/2025).
Ardiansyah menegaskan, RT merupakan unsur penting dalam keberhasilan pembangunan daerah. Sebagai perpanjangan tangan nonstruktural pemerintah, ketua RT dinilai paling memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Kita berharap RT dengan kapasitas yang diberikan mampu meningkatkan tugas pokok dan fungsinya sebagai penghubung pemerintah dengan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah memastikan program penguatan kapasitas RT terus dilanjutkan. Masih ada delapan desa yang belum menerima bantuan motor operasional.
“Ada delapan desa kalau tidak salah yang belum. Tahun depan insyaallah kita selesaikan pembagiannya,” ujarnya.
Selain desa, Pemkab Kutim juga menargetkan seluruh kelurahan mendapatkan bantuan serupa pada 2026. (adv)














































