Kukar – Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tengah mempersiapkan kader Qori dan Qoriah secara intensif untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten yang akan digelar pada 11–19 Oktober 2025. Camat Tenggarong, Sukono, optimistis potensi besar para kader ini dapat bersinar hingga tingkat provinsi dengan pembinaan yang tepat.
Penurunan prestasi Kukar pada MTQ Provinsi Kalimantan Timur di Kutai Timur beberapa waktu lalu menjadi sorotan. Setelah enam tahun berturut-turut meraih juara umum, Kukar hanya mampu menempati posisi kedua pada ajang tersebut. “Kita punya banyak kader berkualitas di Tenggarong. Tapi kalau pembinaan hanya dilakukan menjelang lomba, hasilnya tentu tidak maksimal. Harus ada proses yang berkelanjutan,” ujar Sukono saat diwawancarai pada Jumat (12/9/2025).
Menjelang MTQ tingkat Kabupaten, strategi pembinaan kini mulai dimatangkan. Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) menjadi garda terdepan dalam mempersiapkan kafilah terbaik. Sebagai tuan rumah, Tenggarong tidak hanya fokus pada teknis pelaksanaan, tetapi juga menyusun peta kekuatan di setiap kecamatan untuk menemukan kafilah unggulan. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan Kukar pada MTQ provinsi mendatang.
“Evaluasi dan pembinaan ini bukan sekadar formalitas, tapi menjadi fondasi untuk mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi. Target kita jelas, Kukar kembali ke puncak,” tegas Sukono.
Dengan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, Tenggarong berupaya memaksimalkan potensi Qori dan Qoriah untuk mengembalikan kejayaan Kukar di ajang MTQ. Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi lokal, tetapi juga membawa nama Kukar kembali berjaya di tingkat provinsi.(adv)














































