Samarinda – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) gencar melakukan road show Pendidikan Kader Pratama (PKP) I Tahun 2022 di seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur (Kaltim).
Wakil Ketua Bidang Kehormatan PDI-Perjuangan Kaltim Veridiana Huraq Wang menuturkan, agenda tersebut merupakan program nasional dari Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Pusat yang diturunkan secara bertahap ke DPD dan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Indonesia, tak terkecuali Kaltim.
Kegiatan PKP pun menjadi agenda rutin yang dilaksanakan partai yang diketuai Megawati Soekarno Putri untuk mencetak kader-kader yang mempunyai legalitas secara berjenjang. Kader-kader partai yang siap menjalankan aturan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PDI-Perjuangan.
Lebih jauh kata dia, pihaknya akan berkeliling ke 10 DPC PDI-Perjuangan yang tersebar di Kaltim melaksanakan PKP bagi kader baru untuk memenuhi target yang telah ditetapkan program kerja partai dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Ia mengaku optimis, lantaran antusias masyarakat ikut terlibat menjadi kader pun lumayan baik. Terlebih warga banyak yang menginginkan perubahan, banyak harapan yang belum terpenuhi.
“Tujuan kita juga solid bergerak, artinya kita akan memberi arahan kepada kader untuk konsisten memperjuangkan harapan masyarakat. Jadi masyarakat juga memberikan kepercayaan memilih mereka,” ujarnya pada Rabu (12/10/2022).
Veridiana berharap pendidikan kader membuat seluruh anggota partai yang sudah menerima materi arah dan tujuannya lima mantap kader. Di antaranya mantap organisasi, mantap sumber daya, mantap ideologi, mantap program serta mantap kader.
Senada Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Kubar FX Yapan menuturkan, menggelar PKP selama tiga hari mulai 7 hingga 9 Oktober 2022 bertujuan untuk menghadapi Pemilu 2024 mendatang.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk menumbuhkan dan menghidupkan nilai-nilai positif terhadap masyarakat sesuai butir-butir Pancasila. Ia juga mengimbau para peserta tetap solid dalam berjuang.
FX Yapan yang juga menjabat sebagai Bupati Kubar tersebut menegaskan dalam Pemilu nantinya PDI-Perjuangan Kubar harus menang. Tetap menjadi DPC Partai Pelopor mempunyai tiga kekuatan yakni Kepala Daerah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) serta struktur organisasi.
“Saya berharap peserta yang sudah menyandang status sebagai kader lebih rajin memperkokoh basis-basis kepartaian,” ujarnya di Gedung PKK Pemerintah Kabupaten Kubar, Kalimantan Timur (Kaltim).
Sementara, Ketua DPC PDI-Perjuangan Mahakam Ulu (Mahulu) Juan Jenau turut melaksanakan PKP di Sekretariat PDI-Perjuangan Mahulu pada 11 sampai 12 Oktober 2022.
Ia menuturkan PKP di wilayahnya minimal diikuti 100 orang di tiga tempat berbeda. Tahap pertama 35 peserta, kemudian lanjut November dan Desember.
Juan menegaskan, sebelum masuk ke partai berlogo banteng ini harus benar-benar memahami sejarah serta asas jati diri partai yang didirikan 10 Januari 1999 lalu itu.
“Harus benar-benar tahu tujuan partai, tentang partai mau di bawa kemana kedepannya bukan karena dibayar. Jangan sampai hanya ikut-ikutan,” tegasnya.
Ia membeberkan, di setiap daerah pemilihan (dapil) pihaknya menargetkan 7 kursi. Sehingga dirinya berharap kader yang tergabung benar-benar mempunyai jiwa militan, progresif, revolusioner siap di tempatkan di masyarakat dan bisa membantu kebesaran partai.
“Mereka yang mau berjuang memenangkan pemilu. Baik Legislatif, Pemilihan Presiden (Pilpres), dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada),” ungkapnya.
Pewarta Mira














































