Kutai Kartanegara, linimasa.co – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke 42 Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2021 M/1443 H yang dilaksanakan di kecamatan Muara Badak, Kukar, Jum’at (29/10/2021).
Pemkab Kukar kembali menetapkan kecamatan Muara Badak untuk Kembali melanjutkan sebagai penyelenggara MTQ ke- 42 tingkat Kabupaten KuKar setelah sebelumnya pada tahun 2020 lalu sempat tertunda karena melonjaknya kasus covid-19 di Kukar. MTQ sendiri adalah agenda rutin pemerintah yang dilaksanakan setiap tahunnya yang diikuti oleh 1.174 orang, yang berasal dari 18 Kecamatan di Kukar dan Adapun terdapat 23 cabang lomba yang diikuti oleh 653 orang peserta.
Acara dibuka dengan pembacaan doa oleh kepala Kantor Urusan Agama kecamatan Muara Badak yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al – Qur’an oleh juara 1 MTQ Internasional. Arfan selaku Camat Muara Badak dan Ketua umum MTQ ke – 42 mengakui sempat khawatir jika belum dapat melaksanakan MTQ ke 42 dikarenakan lonjakan kasus Covid-19 gelombang kedua yang terjadi di kecamatan Muara Badak, namun seiring dengan berjalannya waktu pandemi Covid -19 di kecamatan muara badak dapat terkendali dan sudah berangsur menurun sehingga acara MTQ pun dapat kembali dilaksanakan.
“Kami merasa sedih karena agenda MTQ yang telah dinantikan selama 18 tahun dan telah dipersiapkan dengan matang sempat tertunda dan akhirnya dapat dilanjutkan kembali di tahun 2021 ini,” tutur Arfan.
Kecamatan Muara Badak sendiri saat ini telah memasuki kategori zona hijau dan telah menurunkan PPKM ke level 2 sehingga memungkinkan untuk dilaksanakannya acara tersebut.kendati demikian, Arfan juga turut menyampaikan bahwa panitia penyeleggara acara MTQ ke-42 akan tetap melaksanakan acara dengan menerapkan protokol Kesehatan ketat guna menghindari kemungkinan terjadinya penyebaran covid-19.
Kemudian Edi Damansyah dalam pidatonya mengaku bersyukur karena meski dalam situasi pandemik namun masih dapat melaksanakan agenda kegiatan MTQ ke – 42 ini. Edi juga terus menekankan untuk jangan lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam sambutannya.
“tentunya dari kondisi ini kami berharap kegiatan MTQ ini harus terkendali dengan baik dan harus tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan,”ujarnya.
Lebih Lanjut, Edi juga turut menyampaikan harapannya melalui kegiatan MTQ ini dapat meningkatkan pembinaan dan pengembangan Hafidz Al-Qur’an di Kabupaten Kutai Kartanegara. Edi juga tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada alim ulama, ustadz, dan ustadzah yang selama ini secara swadaya telah melakukan pengembangan dan pembinaan Al – Qur’an di 18 Kecamatan, 193 Desa, dan 44 Kelurahan di wilayah Kukar.
“Saya mewakili pemerintah Kukar mengapresiasi kegiatan MTQ ini, semoga pandemi ini segera berakhir dan kita dapat melaksanakan agenda kegiatan yang selama ini tertunda,” ujarnya.
Kemudian acara dilanjut dengan peresmian pembukaan MTQ ke – 42 yang diawali dengan doa sebelum mengaji dan dilanjut dengan penyerahan piala juara bergilir oleh camat ternggarong sebagai juara umum MTQ ke 4 untuk diperebutkan Kembali. Kendati acara sempat diguyur hujan, namun acara tetap berlangsung lancar dan hikmat. Acara ditutup dengan pengibaran bendera MTQ sebagai tanda dimulainya agenda lomba MTQ ke – 42 ini.
Pewarta Axel














































