Bontang, linimasa.co – Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang belum terima insentif 3 bulan terakhir di 2020. Hal tersebut diketahui saat DPRD Bontang Komisi ll gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak RSUD dan Dinas Kesehatan di gedung DPRD Bontang, Senin (1/3/2021) siang.
Dalam RDP tersebut anggota DPRD Bontang komisi ll Sumaryono menanyakan atas kesejahteraan nakes yaitu tunjangan insentif.
“Seperti diketahui beredar di media sosial bahwasanya ada insentif nakes yang belum terbayarkan. Apakah di Bontang juga terjadi seperti itu,” tanya Sumaryono.
Menanggapi hal tersebut Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Bontang Muhammad Syahbirin mengungkapkan tertunggaknya insentif Nakes dimulai periode Oktober hingga Desember 2020 itu disebabkan kurangnya anggaran.
“Jelasnya karena keterbatasan anggaran, untuk lebih jelasnya nanti silahkan tanyakan ke Dinkes aja mbak,” ungkapnya pada awak linimasa.co
Diketahui, besaran insentif Nakes yang tertunggak sebesar Rp266,4 juta dengan rincian sebagai berikut :
- Periode 22 September – 21 oktober 2020 sebanyak 39 orang dengan jumlah tunggakan insentif sebesar Rp81,4 juta
- Periode 22 Oktober – 31 Oktober 2020 sebanyak 32 orang dengan jumlah tunggakan insentif sebesar Rp29,1 juta
- Periode 1 Nopember – 31 Nopember 2020 sebanyak 38 orang dengan jumlah tunggakan insentif sebesar Rp77,7 juta
- Periode 1 Desember – 31 Desember 2020 sebanyak 38 orang dengan jumlaj tunggakan insentif sebesar Rp78,1 juta
Tak hanya tunggakan insentif nakes, Syahbirin mengatakan bahwa tunggakan pemulasaraan jenazah covid-19 sebesar Rp102,6 juta pun belum terbayarkan di 2020. “Kalau kemarin itu ada 20 kejadian pengurusan jenazah covid-19,” terangnya.
Pun, tunggakan konsumsi nakes belum juga terbayarkan dengan besaran Rp89 juta. “Jadi total tunggakan keseluruhan itu Rp458,1 juta mbak. Untuk itu kami rocofusing anggaran kembali agar semua bisa terbayarkan sambil menunggu hasil asistensi tim anggaran,” imbuhnya.
Untuk diketahui, recofusing anggaran adalah memusatkan atau memfokuskan kembali anggaran. Sedangkan pemulasaraan jenazah covid adalah biaya pemeliharaan atau pengurusan jenazah covid.
Pewarta Lutfi












































