Samarinda, linimasa.co – SDN 007 Sungai Pinang mengadakan festival budaya dalam rangka penguatan profil pelajar Pancasila yang dilaksanakan di gedung SDN 007 Sungai Pinang, Jalan Ahmad Yani, Kamis, (20/1/22).
Acara diisi dengan berbagai penampilan dari siswa dan guru-guru. Mereka berkolaborasi menampilkan berbagai tarian, nyanyian dan penampilan alat musik khas budaya dari Kalimantan Timur. Terdapat juga stand makanan yang dibuat oleh wali siswa dari tiap-tiap kelas dengan beragam sajian khas Kalimantan Timur.
Acara yang bertema kan “Berkerangah Budaya Etam” tersebut juga turut dihadiri oleh wakil wali kota Samarinda, Rusmadi Wongso.
Dalam sambutannya, Rusmadi mengungkapkan apresiasinya terhadap acara tersebut, menurutnya acara tersebut sangat bagus untuk pengembangan sosial humaniora para peserta didik.
“Pengetahuan saja tidak cukup, tetapi perlu juga ditumbuhkan sosial atau humanismenya” ujar Rusmadi.
Rusmadi juga berpesan kepada para siswa, guru, hingga orang tua siswa agar terus meningkatkan minat membaca. Dirinya menilai bahwa dengan membaca dapat membuka pikiran terhadap pengetahuan, informasi dan ide-ide baru

“untuk membangun Samarinda, terutama sekolah, dalam melahirkan generasi yang intelektual yang cerdas sosial dan rohaninya tentu tidak lah mudah, maka mulailah untuk membuka pikiran dengan banyak membaca” lanjut Rusmadi.
Lebih lanjut lagi Rusmadi juga menyampaikan harapannya agar Berkerangah Budaya Etam bukan menjadi awal dan akhir, melainkan terus dilanjutkan secara produktif untuk tahun-tahun berikutnya dan tidak hanya oleh sekolah penggerak melainkan juga oleh sekolah – sekolah lainnya
“semoga acara ini bukan merupakan akhir melainkan dilanjutkan secara produktif di tahun-tahun berikutnya” kata Rusmadi.
Sementara itu Kepala Sekolah SDN 007 Denok Asmiati mengatakan kegiatan tersebut menampilkan budaya dan ciri khas sebagai sekolah pusat budaya di kota Samarinda, membina persatuan dan kesatuan serta kolaborasi antara siswa, guru dan orang tua murid serta pihak terkait lainnya.
“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi dan memotivasi sekolah-sekolah lain dalam melakukan inovasi pembelajaran yang berpusat pada murid melalui Program Sekolah Penggerak maupun sekolah yang belum menjadi sekolah penggerak,” ujar Denok
Diketahui, SDN 007 Sungai Pinang merupakan salah satu sekolah penggerak dan sekolah pusat budaya di Kota Samarinda. Terdapat 22 sekolah penggerak khususnya yang berada di Kota Samarinda diantaranya terdiri dari 5 TK, 10 SD dan 7 SMP. Selain itu juga SDN 007 Sungai Pinang sendiri juga memiliki gelar sebagai sekolah kebudayaan lokal.
Pewarta Axel














































