KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas. Salah satunya diwujudkan melalui pembukaan Ramadan Fest 2026 di halaman Kantor Camat Sangatta Utara, Rabu (25/2/2026), yang diresmikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
Kegiatan yang mengusung tema “Ramadan Produktif, Kolaborasi Kebaikan Menggerakkan UMKM, Menguatkan Silaturahim” ini merupakan hasil kerja sama DPD KNPI Kutim bersama sejumlah organisasi kepemudaan dengan dukungan berbagai perangkat daerah, seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Sebanyak 37 stan UMKM turut meramaikan kegiatan tersebut dari ratusan pendaftar yang berminat. Ramadan Fest tidak hanya menjadi sarana pemasaran produk usaha kecil, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda melalui berbagai perlombaan bernuansa religius. Kegiatan yang digelar antara lain lomba doa harian, adzan, kultum, serta berbagai aktivitas bagi remaja dan pemuda.
Ketua DPD KNPI Kutim Avivurahman Al-Ghazali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai organisasi kepemudaan, baik berbasis keagamaan maupun nasionalis. Selain mendorong pertumbuhan UMKM, kegiatan ini juga bertujuan membina generasi muda agar lebih aktif dan kreatif dalam kegiatan positif.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Ramadan Fest yang dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, momentum Ramadan dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk sekaligus menunjukkan kreativitas.
Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi sarana positif dalam mengisi bulan suci dengan aktivitas yang bermanfaat, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyerahkan santunan kepada anak panti asuhan serta meninjau stan-stan UMKM. Ia membeli berbagai produk jajanan dari para pedagang untuk kemudian dibagikan kepada pengunjung sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil.
Ramadan Fest 2026 dijadwalkan berlangsung selama bulan Ramadan. Selain menjadi pusat jajanan dan takjil, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, generasi muda, dan masyarakat dalam suasana kebersamaan yang tetap tertib serta kondusif. (adv)














































