Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, secara resmi memulai pembangunan Jembatan Sebulu dengan melakukan peletakan batu pertama pada Jumat, 28 Juni 2024. Acara tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut pembangunan jembatan ini.
Jembatan Sebulu, yang direncanakan memiliki panjang 915 meter dengan bentang utama 270 meter, dijadwalkan selesai pada tahun 2025. Proyek ambisius ini diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi baru di wilayah tengah Kukar dan Kabupaten Kutai Timur, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Dalam sambutannya, Bupati Edi Damansyah menyatakan bahwa pembangunan Jembatan Sebulu termasuk dalam 10 program prioritas Kukar Idaman, yang sesuai dengan visi dan misi keempat pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah.
“Komitmen pemkab menyaksikan dan memastikan karena sebelumnya pembangunan jembatan ini telah dilakukan supervisi oleh KPK,” ujar Edi.
Edi juga mengingatkan pentingnya penyelesaian proyek ini tepat waktu. Dia meminta kontraktor untuk menyelesaikan proyek dalam waktu dua tahun dan menginformasikan bahwa Tim KPK akan melakukan supervisi bulanan selama proses pembangunan berlangsung.
“Pemkab Kukar juga bertekad mengawasi konstruksi jembatan untuk memastikan kekokohan strukturnya.” jelasnya.
Selama bertahun-tahun, masyarakat di sekitar Sebulu harus mengandalkan feri tradisional untuk menyeberangi Sungai Mahakam. Kondisi ini membuat lalu lintas di kawasan tersebut cukup padat, karena jalur ini digunakan tidak hanya oleh warga Kecamatan Sebulu, tetapi juga oleh warga Muara Kaman dan beberapa kecamatan di Kutai Timur yang bepergian menuju Tenggarong dan Samarinda.
“Dengan adanya Jembatan Sebulu, diharapkan tidak hanya mempermudah akses dan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.” ungkapnya.
Infrastruktur yang memadai akan membuka peluang baru bagi perdagangan, pariwisata, dan investasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Pembangunan Jembatan Sebulu merupakan simbol dari kemajuan dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dan konektivitas bagi seluruh warga Kukar.
“Dengan dukungan dan pengawasan yang ketat, proyek ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.” tutupnya. (*)














































