SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesehatan memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal selama periode libur Lebaran 2026. Berbagai langkah kesiapsiagaan dilakukan guna menjamin akses layanan tetap tersedia, termasuk pada hari raya.
Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismed Kusasih, menyampaikan bahwa seluruh puskesmas tetap berperan dalam memberikan pelayanan selama masa libur. Sebanyak 26 puskesmas di seluruh wilayah kota tetap aktif melayani masyarakat, meskipun terdapat penyesuaian operasional pada hari H Lebaran.
Pada hari raya, pelayanan difokuskan pada enam puskesmas yang tetap beroperasi penuh sekaligus difungsikan sebagai posko kesehatan. Keenam fasilitas tersebut meliputi Puskesmas Makroman, Sungai Siring, Lempake, Trauma Center, Palaran, dan Bantuas. Sementara itu, puskesmas lainnya tetap memberikan pelayanan selama masa cuti bersama di luar hari utama Lebaran.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengoptimalkan layanan kegawatdaruratan melalui Public Safety Center (PSC) 119 “Doctor on Call” yang beroperasi selama 24 jam. Layanan ini disiapkan untuk merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama libur panjang.
Dukungan layanan juga diperkuat oleh seluruh rumah sakit yang disiagakan untuk menerima rujukan pasien dari fasilitas kesehatan tingkat pertama. Salah satu rumah sakit rujukan utama adalah RSUD I.A. Moeis yang siap menangani pasien dengan kebutuhan perawatan lanjutan.
Melalui kesiapan fasilitas kesehatan tersebut, Pemerintah Kota Samarinda berharap masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang aman, cepat, dan optimal selama momentum Lebaran, sehingga kebutuhan kesehatan tetap terpenuhi tanpa hambatan. (adv)














































