Kutai Kartanegara, linimasa.co – Konservasi atau penangkaran rusa sambar khas Kalimantan dan rusa timor akan menjadi objek wisata baru di Loa Ipuh Darat, Kutai Kartanegara. Penangkaran rusa dengan nama Pesona MHU ini dimiliki oleh PT Multi Harapan Utama (MHU).
Penangkaran ini berlokasi di Bukit Raya, KM 19, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Jumlah rusa di dalam penangkaran pesona MHU ini sebanyak 9 ekor. Luas kandang utama 2.500 meter persegi dan kandang karantina 32 meter persegi.
Firdaus, Helper Penangkaran rusa ini menyebut penangkaran ini berdiri sejak 3 tahun yang lalu. Saat ini di penangkaran Pesona MHU terdapat dua jenis rusa yang memiliki karakteristik berbeda, yaitu rusa sambar hewan endemik khas kalimantan dan rusa timor.

“Membedakan rusa sambar asli kamantan dan rusa timor mudah saja. Bisa dilihat dari bentuk tubuhnya. Rusa sambar lebih besar seperti sapi, sedangkan rusa timor lebih kecil,” terang Firdaus.
Rencananya penangkaran rusa tersebut akan diserahkan untuk dikelola oleh masyarakat seiring berakhirnya izin operasi PT MHU pada tahun 2021-2022. Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh Darat telah menjalin komunikasi terkait hal itu.
Lurah Loa Ipuh Darat, AR Ambo Dalle menyebut bahwa pihaknya sangat mendukung adanya penangkaran rusa ini. Saat ini kelurahan dan pihak PT MHU dalam tahap pembicaraan pelimpahan penangkaran rusa Pesona MHU.
“Sudah ada pembicaraan dengan pihak PT. MHU, karena kontrak perusahaannya mau habis disini, nanti rencananya akan dikerjasamakan atau diserahkan kepada kami,” ujar AR Ambo Dalle.
Setelah pelimpahan dari pihak PT MHU kepada pemerintah kelurahan, penangkaran rusa Pesona MHU ini akan menjadi objek wisata dan terbuka untuk umum.
Nantinya, kata Lurah Loa Ipuh Darat, pengelolaan penangkaran rusa ini akan diserahkan ke pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kelurah Loa Ipuh Darat dan badan usaha milik kelurahan.
Ia berharap dengan adanya penangkaran rusa ini dapat menambah kunjungan ke kelurahan Loa Ipuh Darat. Selain itu dapat meningkat sektor parawisata dan ekonomi masyarakat sekitar.
Pewarta Rofi M | Editor Syahir













































