Linimasa.co – Sempat viral di media sosial video warga Desa, Sumurgeneng Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur memborong memborong mobil baru.
Kepala Desa Sumurgeneng, Gianto menjelaskan warganya mendapat pencairan terakhir dana pembayaran lahan untuk proyek kilang minyak Grass Roof Refinery (GRR) dari Pertamina
“Mereka mendapat pencairan ganti rugi secara bersamaan, maka mereka juga merencanakan membeli mobil secara bersamaan,” ungkapnya
Sebanyak 225 warga yang berprofesi sebagai petani mendadak kaya raya setelah mendapatkan ganti rugi dari Pertamina.
Menurut Gianto, terdapat sekitar 17 mobil yang datang bersamaan pada Minggu (14/2). Namun jumlah tersebut hanya sebagian kecil dibanding total mobil baru yang dibeli warga pascapencairan yang mencapai total 176 unit.
“Mobil yang datang bersamaan kemarin itu perkiraan sekitar 17. Kalau selama ini ada total 176 mobil baru di beli warga. Per rumah bisa memiliki dua sampai tiga mobil,” kata Gianto dikutip dari CNN
Diketahui, proyek pembangunan kilang minyak GRR membutuhkan lahan seluas 1.050 hektar. Dengan rincian 821 lahan darat, dan sisanya merupakan reklamasi laut.
Sementara lahan darat tersebar di tiga desa, yaitu Desa Kaliuntu, Desa Wadung, dan Desa Sumurgeneng. Khusus Desa Sumurgeneng terdapat sekitar 225 hektare lahan yang dibebaskan, dengan jumlah pemilik sebanyak 225 orang.
Sumber CNNIndonesia














































