Tenggarong, linimasa.co – Untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan lahan perkarangan menjadi tempat pertanian yang efektif, jajaran Kodim 0906/Tenggarong menggelar pendampingam pengembangam sistem pertanian padi dengan metode tanam terapung.
Kegiatan inovasi pertanian ini dilaksanakan bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Panji Sejahtera pada, Rabu (113/01/2021) di pondok pertemuan Gapoktan Panji Sejahtera, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Kegiatan ini didorong agar dapat mendukung program pemerintah dalam memenuhi ketersediaan dan penguatan swasembada pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kutai Kartanegara.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Inf Marlon memimpin langsung kegiatan pendampingan ini. Menurutnya, pengembangan padi terapung ini sebagai salah satu upaya optimalisasi lahan kawasan sistem pertanian terintegrasi, yang belum lama ini juga telah diresmikan oleh Danrem 091 ASN, Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro sebagai tempat pengembangan pertanian peternakan dan perikanan di Kawasan Makodim 0906/Tenggarong dengan luasan 3 hektar.
“Kita mencoba melengkapi program pengembangan pertanian terpadu dengan sistem padi terapung. Demplot pertanian ini pun sangat cocok untuk ditanam padi terapung yang berada di Kawasan Makodim 0906/Tgr dengan luasan lahan 1 hektare, terintegrasi dengan semua varietas, termasuk padi terapung yang akan dikembangkan,” terang Kapten Inf Marlon.
Dengan kegiatan pendampingan ini, diharapkan sistem ini dapat diterapkan dan dikembangkan di seluruh daerah di wilayah teritorial Kodim 0906/Tenggarong.
Ketua Gapoktan Panji Sejahtera Usthuri menyebut media tanam ini bertujuan untuk memanfaatkan lingkungan sekitar baik di lingkungan halaman pekarangan yang terbatas dengan hasil maksimal namun ini juga bisa dapat diaplikasikan kepada wilayah-wilayah yang punya genangan air sepanjang tahun atau rawa-rawa bahkan danau.*













































