Samarinda – Menyambut datangnya hari raya, jangan lupa untuk mempersiapkan zakat fitrah untuk dibayar saat waktunya telah tiba. Jika zakat fitrah dihukumi wajib, membayar zakat mal juga sangatlah penting bagi anda yang memiliki harta. Selain untuk membantu sesama, membayar zakat juga dapat membuat kita lebih bersyukur dan lebih tenang.
“Tak terasa, dalam hitungan hari ke depan, umat muslim telah sampailah kepada hari yang begitu bahagia yakni hari Idul Fitri. Selain ada rasa bahagia menyambut datangnya hari raya, tidak sedikit dari kita yang akan merasa sedih karena Ramadan akan segera berakhir dan perlahan meninggalkan kita. Semoga saja, kita senantiasa diberi umur panjang pagi berkah agar bisa bertemu kembali dengan Ramadan di tahun-tahun berikutnya,” ujar Walikota Samarinda Andi Harun dalam sambutannya pada kegiatan Samarinda Cinta Zakat.
Kegiatan yang mengusung tema, Spirit Cinta Zakat Mewujudkan Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban, berlangsung sejak sore pukul 17 Wita, dilanjutkan dengan berbuka puasa serta salat tarawih berjamaah di Mushollah Ar Raudah, Kompleks Gedung Balai kota, Senin (25/04/22).
“Mengenai zakat, ada yang namanya zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah wajib dikeluarkan menjelang Idul Fitri oleh semua orang muslim baik wanita, pria, anak-anak hingga orang tua yang merdeka atau hamba. Jika melewati Salat Ied maka akan dianggap sebagai sedekah saja,” ujar Andi Harun.
Ia juga mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dilingkungan pemerintah Kota Samarinda untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda.
“Bagi yang muslim wajib menunaikan zakat, karena ini perintah agama, kecuali ASN yang non muslim,” ucapnya.
Orang nomor satu Samarinda ini juga meminta untuk membuka gerai zakat di setiap kecamatan, sehingga akan mengakomodir ASN yang berada di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui gerai Baznas Samarinda.
“Pada kesempatan ini saya meminta asisten I untuk membuat surat kepada seluruh keamatan agar memfasilitasi pengumpulan ZIS oleh Baznas Samarinda di kantor masing-masing,” tegas Andi Harun.
Di tempat yang sama, Ketua Baznas kota Samarinda, Widiasmoro Eko Prawito menuturkan jumlah penerimaan zakat, infak dan sedekah sejak Januari 2022 hingga April 2022 sebanyak Rp. 1.2 milyar.
“Target untuk kota Samarinda untuk tahun 2022 ini sebesar Rp 8 milyar, insyaAllah Baznas Samarinda optimis dapat melampaui target tersebur,” tuturnya.
Ia juga mengaku telah menjalankan program penyaluran sebanyak Rp. 938 juta kepada para mustahiq (orang yang membutuhkan).
“Untuk program bantuan BJPS Ketenagakerjaan untuk Imam masjid, marbot, guru ngaji dan petugas fardu kifayah sebanyak 3 ribu orang, bantuan langsung advokasi dan dakwah sebanyak seribu orang, dan masih terus berlagsung hingga hari ini (senin),” ungkapnya.
Dirinya mengapresiasi pemerintah kota Samarinda yang memfasilitasi pelaksanaan Samarinda Cinta Zakat yang dihadiri oleh seluruh kepala OPD, Camat dan kepala bagian tingkat OPD.
“Kami ucapkan kepada walikota dan wakil walikota yang selalu memberikan supportnya kepada Baznas dalam menyejahterakan umat,” tutupnya.
Pewarta Audric














































