SAMARINDA – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-10 Buddhist Centre Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Jalan D.I. Pandjaitan, Sabtu. Kehadiran pemerintah kota dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan sekaligus penguatan kerukunan antarumat beragama di Kota Samarinda.
Perayaan satu dekade Buddhist Centre berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Buddha dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kota Samarinda merupakan kekuatan sosial yang harus terus dijaga melalui semangat saling menghormati, toleransi, dan kehidupan yang damai.
“Perbedaan adalah keniscayaan, namun dari perbedaan itulah kita membangun persatuan. Pemerintah Kota Samarinda terus mendorong terciptanya suasana yang sejuk, rukun, dan harmonis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap di usia ke-10, Buddhist Centre Kalimantan Timur dapat terus berperan sebagai ruang pembinaan spiritual sekaligus jembatan yang mempererat hubungan antarumat beragama di tengah masyarakat majemuk.
“Semoga Buddhist Centre semakin berkontribusi dalam mempererat persaudaraan dan menjaga nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama, aktivitas keagamaan, serta momen silaturahmi yang mencerminkan semangat persaudaraan dan nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Selama ini, Buddhist Centre Provinsi Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan umat Buddha sekaligus ruang interaksi sosial dan keagamaan yang terbuka bagi masyarakat luas.
Momentum peringatan HUT ke-10 ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial, mempererat persatuan, serta membangun kehidupan yang harmonis di Kalimantan Timur. (adv)














































