SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menghadiri kegiatan Halalbihalal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur di Jalan Biola, Samarinda Kota, Sabtu (18/4/2026) siang. Dalam kegiatan tersebut, Andi Harun hadir sebagai penceramah atas undangan langsung dari PWI Kaltim.
Kehadiran Wali Kota disambut hangat oleh insan pers yang hadir. Suasana berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah dan para jurnalis.
“Biasanya saya diundang untuk sambutan. Tapi kali ini diminta khusus menjadi penceramah,” ujarnya santai.
Dalam ceramah bertajuk Jurnalisme Kenabian, Andi Harun menyampaikan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi di tengah keberagaman pandangan. Ia menjelaskan bahwa semangat halalbihalal yang berkembang sejak masa Presiden Soekarno masih relevan untuk terus dirawat, termasuk oleh insan pers sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.
Menurutnya, profesi jurnalistik tidak hanya sebatas pekerjaan, tetapi juga bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan etika, tanggung jawab, dan nilai moral yang kuat.
Ia menegaskan bahwa aktivitas jurnalistik juga perlu diarahkan pada nilai-nilai spiritual sebagai bagian dari pertanggungjawaban manusia kepada Sang Pencipta.
“Jika dijalankan dengan benar dan beretika, maka seorang jurnalis akan tenang, termasuk saat mempertanggungjawabkan pekerjaannya di hadapan Allah,” tegasnya.
Selain itu, Andi Harun mengingatkan pentingnya menjaga fitrah manusia yang dibentuk dari lingkungan keluarga. Ia mengajak wartawan untuk terus menumbuhkan sikap saling menghormati serta menghindari perilaku yang merendahkan pihak lain.
“Ketika kita menghina orang lain, sesungguhnya kita sedang merendahkan diri sendiri. Sebaliknya, memuliakan orang lain adalah memuliakan diri kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak insan pers untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, termasuk dalam menjalankan tugas jurnalistik. Menurutnya, wartawan perlu menjauhi prasangka buruk, ghibah, maupun fitnah.
Andi Harun menambahkan, media harus tetap menjadi ruang tengah yang adil serta mampu menjembatani berbagai kepentingan di masyarakat.
“Media adalah medium. Ia harus berada di tengah dan menjadi perantara yang menghadirkan kebenaran,” katanya.
Kegiatan Halalbihalal PWI Kaltim berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam acara tersebut Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin beserta jajaran, para wartawan senior, dan tokoh pers di Kalimantan Timur. (adv)












































